Tiga Tersangka Pembakaran Lahan di Lirik Terancam 10 Tahun Penjara

Inhu (Nadariau.com) – Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Press Release terkait penangkapan tiga tersangka pembakar lahan di Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik, pada (07/01/2020) sekira pukul 10:30 WIB.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK mengatakan, penangkapan tiga orang pembakar lahan tersebut bermula dari kecurigaan salah satu personel Polsek Lirik, yang sedang melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Lirik.

Saat melakukan patroli, personel tersebut melihat adanya kepulan asap disalah satu kebun milik masyarakat di Desa Redang Seko. Kemudian anggota tersebut memberitahukan kepada Kanit Reskrim Polsek Lirik Aipda JE Sagala.

Mendengar kabar tersebut Kanit Reskrim Polsek Lirik langsung menuju ke Desa Redang Seko, keareal terjadinya kebakaran.

Sesampainya diareal tersebut, ada dilihat pohon kayu yang tumbang dan sudah terbakar.

“Kemudian ada tiga orang dilokasi tersebut. Ketika diinterogasi mereka mengakui telah melakukan pembakaran menggunakan korek api dan karet ban bekas sepeda motor, serta minyak tanah,” kata Efrizal.

Selanjutnya tiga tersangka dan alat bukti tersebut langsung dibawah ke Polsek Lirik guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara tiga tersangka tersebut adalah pemilik lahan yang berinisial SR alias Udin, Bin Almarhum Abdul Karim, 53 tahun, warga perumahan permai blok B 02 RT 001 RW 004 Keluar hanya Pembatuan, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Sedangkan tersangka kedua adalah JM alias Wajir Bin Almarhum Abdul Karim, 55 tahun, warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu. JM merupakan kakak kandung dan juga orang yang dipercaya SR sipemilik lahan.

Untuk tersangka ketiga adalah RS Bin Almarhum Alil, 48 tahun, warga Desa Pangkalan Baru RT 002 RW 009 Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. RS merupakan pekerja yang juga ikut melakukan pembakaran.

Luas areal yang terbakar lebih kurang 3,5 Hektar, akibat perbuatannya tersangka terancam 10 tahun penjara sesuai dengan perundang-undangan Republik Indonesia.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhu dan Korporasi yang ada, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika kedapata, maka kami akan tindak tegas pelaku Pembakaran tersebut,” tegas Kapolres

Dalam konfersi Pers tersebut Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK di dampingi oleh Kasat Reskrim AKP Febri Kurniawan dan Kapolsek Lirik AKP Ali Azar serta Paur Humas Polres Inhu AIPDA Misran. (rio)