Babinsa Koramil 15/KK Kodim 0313/Kpr Sosialisasi Antisipasi Bencana Dan Karhutla

Pelelawan (Nadariau.com)- Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Koramil 15/Kuala Kampar Kodim 0313/Kpr gencar melakukan sosialisasi kewaspadaan bahaya bencana dan kebakaran hutan dan lahan yang mengancam saat akan memasuki musim kemarau, Minggu (05/01/2020).

Danramil 15/Kuala Kampar Kapten Arh Aswin Sembiring mengatakan “sosialisasi sebagai partisipasi nyata prajurit Babinsa Koramil 15/KK Kodim 0313/Kpr untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan”.

Selanjutnya Danramil menjelaskan “saat ini sebagian wilayah masih terdapat curah hujan, namun ada juga wilayah yang sudah jarang terdapat curah hujan sehingga terjadi kekeringan lahan dan rawan terbakar”.

Babinsa Desa Pulau Muda Serma Elvis Idrus yang bertugas di Koramil 15/KK melakukan sosialisasi yang menyasar warga di Dusun Parit Nilam Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, sementara Serda Indra Gunawan melaksanakan sosialisasi di Dusun Eka Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan tentang bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari Karhutla serta bencana alam.

“Ini sebagai bentuk antisipasi, sekaligus imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran hutan secara liar,” katanya.

Sosialisasi mencegah kebakaran hutan dan lahan efektif dilakukan melalui Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilakukan jajaran Koramil melalui Babinsa di lapangan yang dinilai efektif mencegah kebakaran hutan.

Babinsa menambahkan kampanye pencegahan pembakaran hutan dan lahan menggunakan sarana papan pengumuman berupa spanduk yang berisi imbauan agar tidak membakar hutan dan lahan.

“Kami akan terus mengajak warga agar jangan membakar hutan untuk membuka lahan,” jelas Serma Elvis, anggota Koramil 15/Kuala Kampar.

Sosialisasi mencegah kebakaran hutan dan lahan sebagaimana instruksi Komando Atas terus dilakukan seiring akan memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran.

“Kami (Babinsa) terus menerus menyampaikan kepada warga bahwa membakar hutan menimbulkan polusi dan pelaku melanggar hukum yang dapat dipidana,” kata Babinsa mengakhiri. (*)

 88 total views