Belum Tamat Siswa Tamatan SMKN 2 Pekanbaru Sudah Direkrut Dunia Usaha

Pekanbaru (Nadariau.com) – Siswa SMKN 2 yang masih duduk di bangku pendidikan atau belum tamat, sudah direkrut oleh beberapa Dunia Usaha dan Industri (DUDI).

Hal ini dikatakan Kepala SMKN 2 Pekanbaru H Peri Daswandi SPd. “Ya ada beberapa dunia usaha dan industri yang sudah sosialisikan perekrutan penyaluran tamatan kerja di sekolah kita. Dan kami mengapresiasi sekali perusahaan merekrut tenaga kerja untuk siswa SMKN 2 Pekanbaru,” kata Peri, Jumat (25/10) di Pekanbaru.

Penyaluran tamatan oleh Dudi, kata Peri, di SMKN 2 hampir dilakukan setiap tahun. Bahkan tahun lalu, program perekrutan penyaluran tamatan mencapai 59 persen dari jumlah siswa yang tamat.

Penyaluran tamatan yang bekerja sama dengan SMKN 2 sebanyak 25 Dudi baik yang ada di Riau maupun diluar Riau seperti PT Autopad, Toyota, PT Astra, dan perusahaan ternama lainya di Indonesia.

Banyaknya perusahaan yang merekrut tamatan SMKN 2 ini membuktikan bahwa siswa SMKN 2 punya kompetensi menjadi tenaga kerja terampil siap pakai.

“Tahun lalu 59 persen siswa kita yang diterima kerja, melalui program penyaluran tamatan. Ada juga siswa kita melanjutkan pendidikan tinggi dan membuka usaha sendiri tapi yang banyak para siswa sudah bekeja,” kata Ketua MKKS SMKN Kota Pekanbaru ini

Penyaluran tamatan Dudi, kata Peri bertujuan untuk menimbulkan semangat siswa dalam menjalani ujian nasional. Sebab, sebelum tamat saja, siswa sudah ada perusahaan menawarkan pekerjaan atau sudah diterima bekerja. Program ini memotivasi siswa dalam UN.

“Biasanya program perekrutan penyaluran tamatan oleh DUDI sebelum UN berkisar november hingga maret. Jika diterima para siswa harus bersedia ditempat dimana saja karena perusahaan sudah berskala nasional,” ujarnya

Selain perekrutan penyaluran tamatan SMKN 2 Pekanbaru, tahun lalu ada empat siswa SMKN 2 yang diterima di Akademi Toyota Indonesia. Penerimaan  dilakukan disetiap provinsi, Riau mendapat jumlah terbanyak yakni 4 orang dan semuanya berasal dari siswa SMKN 2 Pekanbaru.

“Akademi pendidikan milik Toyota ini penyaringan dilakukan disetiap provinsi dan Riau terbanyak yakni empat orang yang semuanya berasal dari siswa SMKN 2 Pekanbaru,” terang Peri. (ind)

 48 total views