Kadisdik : Sekolah Boleh Tambah Jam Belajar Untuk Kejar Ketertinggalan Pelajaran

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal memperbolehkan sekolah menambah jam belajar peserta didik guna mengejar ketertinggalan pelajaran selama libur akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kebijakan untuk menambah jam belajar itu merupakan kewenangan masing-masing sekolah khususnya tingkat SD dan SMP sederajat.

“Jadi kalau dirasa perlu jam tambahan, bisa ditambah terutama untuk mata pelajaran yang masuk Ujian Nasional (UN),” ujarnya, Senin (7/10/2019).

Khusus bagi sekolah yang menerapkan full day school atau lima hari sekolah, diizinkan menambah jam belajar peserta didik pada hari Sabtu 5 Oktober dan Sabtu 19 Oktober 2019.

“Untuk full day scholl sama, kalau dirasa perlu jam tambahan bisa ditambah di hari Sabtu,” ucapnya.

Seperti diketahui, kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan sebelumnya  telah mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di Pekanbaru lumpuh total selama tiga pekan.

Sekolah mulai tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP sederajat terpaksa diliburkan lantaran kualitas udara akibat diselimuti kabut asap karhutla berada pada kategori tiga sehat bagi kesehatan. (ind)