Ada 5 Negeri Diatas Awan Selain di Banten

Jakarta (Nadariau.com) – Gunung Luhur yang terletak di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten viral di media sosial. Tempat wisata ini jadi terkenal karena pemandangan yang menakjubkan.

Di sana pengunjung dapat melihat lautan awan, sehingga tempat wisata ini populer dengan nama negeri di atas awan.

Bukan cuma di Lebak, pemandangan lautan awan sebenarnya juag bisa dilihat di beberapa daerah di Indonesia. Tempat ini populer di kalangan wisatawan lokal sampai luar negeri.

Berikut ini lima negeri di atas awan atau tempat wisata untuk melihat lautan awan yang ada di luar Pulau Jawa:

1. Lolai, Toraja Utara

Negeri di atas awan Toraja berada di Lolai, Kepala Pitu, Rantepao, Sulawesi Selatan. Ketinggian 1.300 mdpl, membuat Lolai memiliki pemandangan awan yang tebal.

Untuk bisa sampai ke sini harus menempuh jarak sekitar 20 km selama 30 menit perjalanan dari kota Rantepao, ibu kota Kabupaten Toraja Utara menggunakan mobil atau sepeda motor.

Di Lolai, ada tiga obyek wisata yang bisa dikunjungi sekaligus karena jaraknya yang berdekatan, yaitu To’Tombi, Tongkonan Lempe, dan Pongtorra.

Dari sana wisatawan dapat melihat pemandangan lautan awan, mahatari terbit dan tenggelam.

2. Bukit Pergasingan, Sembalun, Nusa Tenggara Barat

Sembalun adalah kecamatan di lembah dataran tinggi Rinjani, gunung api tertinggi kedua di Indonesia. Jaraknya dari Kota Mataram, ibu kota Nusa Tenggara Barat (NTB), berkisar 90 kilometer atau kurang dari dua jam perjalanan mobil ke arah timur laut.

Sembalun juga menjadi salah satu dari dua ”gerbang” pendakian ke gunung setinggi 3.726 meter dari permukaan laut

Di sana ada Bukit Pergasingan setinggi 1.620 mdpl. Bukit Pergasingan terkenal dengan pemandangan yang luar biasa, dengan pemandangan Sembalun, sawah, dan rumah penduduk.

Di sana pengunjung bisa melihat Gunung Rinjani dan seakan dapat menyentuh awan. Tntunya jika ingin melihat awan yang lebih tebal, Gunung Rinjani adalah pilihan yang tepat.

Bukit Pergasingan terkenal dengan pemandangan yang luar biasa, dengan pemandangan Sembalun, sawah, dan rumah penduduk.

Di sana pengunjung bisa melihat Gunung Rinjani dan seakan dapat menyentuh awan. Tntunya jika ingin melihat awan yang lebih tebal, Gunung Rinjani adalah pilihan yang tepat.

3. Bukit Wolobobo, Flores

Pagi hari pemandangan menakjubkan akan tampak dari Bukit Wololobo, Flores ketika lautan awan berada di bawah Gunung Inerie yang tampak gagah. Bukit Wololobo berada di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Fenonema langka lain, dari Bukit Wolobobo wisatawan dapat melihat pemandangan matahari terbit pada pagi hari dan matahari terbenam di sore hari. Hal ini terbilang jarang ditemui di satu obyek wisata.

4. Lembah Baliem, Wamena, Papua

Lembah Baliem berada di ketinggian 1.600 meter dari permukan laut. Tempat tinggal Suku Dani ini memang terkenal luar biasa indah. Selain budaya Suku Dani yang menarik dipelajari, tempat wisata di Lembah Baliem juga banyak. Mulai dari Danau Habema, Air Terjun Napua, dan Telaga Biru Maima.

Setiap tahun rutin diselenggarakan Festival Lembah Baliem. Festival ini terkenal di kalangan internasional, menjadi incaran dari fotografer dunia.

5. Mamasa, Sulawesi Barat

Obyek wisata “ Perahu Selfie Villa Adelways” jadi incaran para wisatawan. Lokasinya berada di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. Hal paling menarik perhatian pengunjung yakni sejumlah perahu artifisial terbuat dari batang bambu yang disulap menyerupai perahu dengan latar belakang pemandangan alam dan deretan perbukitan.

Lokasi tempat ini mudah dijangkau. Terletak sekitar 4 km dari pusat Kota Mamasa. Untuk menuju lokasi ini bisa ditempuh dengan dengan sepeda motor maupun mobil. (kompas/nrc)