Kadis Sosial Bengkalis Ajak Pegawai Berzakat Profesi Setiap Bulan

Bengkalis (Nadariau.com) – Dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bengkalis, Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis mengadakan sosialisasi dan memberi pemahaman zakat profesi pada para pegawai dinas Sosial Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan bertajukan Sosialisasi Zakat, Infak dan Bersedekah digelar Senin, 22 Juli 2019 di lantai II Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis.

Dalam kesempatan itu turut hadir Kepala dinas Sosial Dra. Hj. Martini, MH, Sekretretaris Dinas Sosial Bengkalis Drs. Sufandi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis H. Ali Ambar dan selain itu seluruh Kepala bidang, kasi serta staf, pegawai dan honorer dinas Sosial Kabupaten Bengkalis hadir.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Dra. Hj. Martini, MH dalam sambutannya kegiatan sosialiasi zakat, infak dan bersedekah bertujuan sosialisasi memberi pemahaman zakat profesi bagi para pegawai dinas Sosial Bengkalis dan mengajak seluruh pegawai untuk berzakat apabila nisabnya telah terpenuhi.

“Mari kita bersama sama, apabila nishabnya telah sampai agar nantinya mau dan ikhlas mengeluarkan zakatnya. Karena kita ketahui bahwa berzakat ini sangat banyak manfaatnya dan perbuatan yang sangat mulia dimata Allah SWT,” ujar Dra. Hj Martini, MH dihadapan seluruh pegawai yang hadir.

Dikatakanya lagi, dengan adanya sosialisasi zakat, infak dan bersedekah ini nantinya dapat menyisihkan beberapa persen dari penghasilannya untuk dizakatkan melalui Baznas Kabupaten Bengkalis.

Ia juga mengakui bahwa dinas Lingkungan hidup Bengkalis telah melaksanakan hal tersebut. Dan banyak manfaatnya terutama bagi para penerima zakat tersebut. “Insya Allah jika nantinya sepakat bulan depan zakat tersebut sudah bisa diserahkan ke Baznas Bengkalis,”kata Dra. Hj Martini, MH.

Apalagi dinas Sosial Bengkalis tempatnya untuk memberikan bantuan kepada fakir miskin. Dra Hj Martini, MH sangat prihatin dengan keterbatasan APBD masih banyak yang belum terpenuhi atas bantuan tersebut.

“Makanya kita mencoba untuk mengeluarkan zakat ke Baznas Bengkalis dari hasil profesi memang kewajiban kita sebagai umat muslim. Semoga Amal dan Ibadah kita nantinya diterima disisi Allah SWT,”imbuhnya.

Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis H. Ali Ambar sangat berterima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis atas kerjasamanya dalam sosialisasi zakat, infak dan bersedekah untuk memberikan pemahaman macam macam zakat.

Ia menjelaskan, didalam fatwa MUI undang- undang dan Perbaznas nomor 3 tahun 2003 tentang zakat penghasilan dan undang- undang nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat.

“Semua bentuk penghasilan wajib dikeluarkan zakatnya dengan syarat telah mencapai nishab (85 gram emas) dan satu tahun dan kadar 2,5 persen. Agar menunaikan dan menyalurkan zakat harta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),” ungkap H Ali Ambar.

H Ali Ambar menjelaskan jenis zakat diantaranya zakat fitrah subjek zakatnya orang islam atau Badan Usaha milik orang islam (Syari’ah).
Kedua zakat Maal atau harta dimana subjek zakat Maal emas, perak, segala bentuk mata uang, dan hal hal yang mewakili harga uang, uang dan surat berharga lainnya ada juga hasil dari perniagaan, pertanian, perkebunan, dan kehutanan serta pertambangan.

“Ada juga hasil dari pendapatan profesi dan jasa. Sesuai Perda Kabupaten Bengkalis nomor 03 Tahun 2018 tentang pengelolan zakat, infak dan bersedekah. Dimana zakat profesi dikenakan yang mempunyai penghasilan cukup dan teratur, diwajibkan mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen meliputi pengusaha, dokter, notaris , pengacara pegawai negeri, karyawan swasta , dan anggota DPRD dan lainnya. Untuk zakat profesi boleh dibayarkan perbulan secara tunai atau pemotongan otomatis,” ujar H Ali Ambar. (nto)