Pekanbaru (Nadariau.com) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar acara pelepasan 962 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke enam kabupaten/kota di Provinsi Riau, Minggu (21/07/2019).
Daerah tersebut yaitu, Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Kampar, Bengkalis, Pelalawan dan Inhu. Dalam pelaksanaann KKN, mahasiswa ini dibagi berkelompok-kelompok.
Rektor Umri Dr H Mubarak MSi meminta kepada mahasiswa, agar bisa mengimplementasikan ilmu diperkuliahan dilingkungan masyarakat. Agar bisa memajukan suatu daerah sesuai dengan ilmu yang dimiliki.
Kemudian, mahasiswa harus bisa menyerap ilmu dari warga tempatan, untuk dijadikan pengalaman dan pelajaran yang bisa dikembangkan kedepan.
“Saat kita turun ke negeri orang, segeralah kita bersosialisasi dengan baik dengan masyarakat. Kita implementasikan ilmu yang kita miliki, kita serap ilmu yang didapat didaerah tempatan,” kata Mubarak.
Selanjutnya, jadilah suri tauladan bagi masyarakat. Mahasiswa harus aktif dibidang agama, sosial dan pendidikan. Sehingga, dengan kehadiran mahasiswa KKN ini, bisa menyemarakkan suatu kampung tersebut.
Selama KKN, jaga kekompakan antar kelompok. Jangan sampai terjadi permasahan, baik antar kelompok, maupun dengan masyarakat tempatan. Selalulah bisa mengharumkan nama baik Umri dimana saja mahasiswa berada.
“Menjaga kekompakan kelompok sangat penting. Karena kita akan memberikan contoh selaku mahasiswa yang baik kepada masyarakat. Jadi, jaga langkah, jaga lisan dan jaga adab kita selama melaksanakan kegiatan KKN,” pesan Mubarak.
Ketua LPPM Umri Muhammad Ridho Fauzi ST MT, selaku ketua pendampingan mahasiswa KKN menjelaskan, waktu KKN yaitu selama 40 hari.
Sebelum KKN, mahasiswa sudah diberi pembekalan. Dalam pembekalan, mahasiswa diminta untuk mengajukan proposal kegiatan KKN. Maka selama KKN, mahasiswa tesebut akan menjalankan kegiatan sesuai dengan proposal masing-masing.
Dalam waktu tertentu, tim pendamping KKN akan melakukan monitoring ke tempat penginapan masing-masing kelompok. Selama masa monitoring, tim pendamping juga akan melakukan penilaian dengan berbagai kategori untuk diperlombakan.
Selanjutnya, hasil perlombaan akan diumumkan pada Umri KKN Award 2019. Pengumumannya akan disaksikan oleh seluruh civitas Umri dan peserta KKN.
“Untuk itu kita minta kepada setiap kelompok supaya bisa menjadi yang terbaik selama melaksanakan KKN. Karena kelompok terbaik akan menjadi pemenang di Umri KKN Award nantinya,” jelas Ridho. (ind)


