Forum Wartawan Kota Layak Anak Pekanbaru Pertama Dibentuk di Indonesia

Pekanbaru (Nadariau.com) – Pengurus Forum Wartawan Kota Layak Anak (FWKLA) Pekanbaru resmi dilantik oleh Walikota Pekanbaru Firdaus MT diwakili oleh Asissten II Pemko Pekanbaru El Sabrina di Aula Bappeda Pekanbaru, Rabu (17/07/2019).

FWKLA diketuai oleh Hendri Zainuddin. Keanggotaannya merupakann wartawan peliput dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kemudian forum ini juga memiliki dewan etik yang diketuai oleh Khairul Amri, salah seorang wartawan senior.

FWKLA merupakan binaan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru. Sementara forum ini baru pertama dibentuk di Indonesia.

Kepala DP3A Mahyuddin selaku pembina FWKLA mengatakan, forum ini merupakan wadah untuk mensinergikan antara masyarakat dengan pemerintah dan antar Satuan Kerja (Satker) Pemko Pekanbaru.

“Melalui informasi dan kritikan dari media, kita bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas pelayanan untuk menjadikan Kota Pekanbaru menjadi kota layak anak,” kata Mahyuddin, yang didampingi oleh Kepala Bappeda Pekanbaru.

Sementara Asissten II Pemko Pekanbaru El Sabrina menjelaskan, bahwa Kota Pekanbaru sudah mencapai tingkat kedua dari lima perengkingan pemerintah pusat. Jadi masih ada tiga rangking lagi agar bisa mencapai puncak.

Tujuan Kota Layak Anak yaitu, bagaimana seluruh anak bisa merasakan kenyamanan, keamanan dan keramahan dalam kehidupan sehari hari. Baik di sekolah, dijalanan, maupun dirumah.

Seperti dibeberapa sekolah dan puskesmas di Pekanbaru yang sudah meningkatkan pelayanan terhadap anak. Saat menunaikan ibadah sholat saja, dilihat sepatu atau sandal diluar Mushollah tersusun dan tertata rapi.

“Dengan penerapan pelayanan yang baik terhadap anak, maka tahun 2019 ini kita bisa menjadi peringkat kota layak anak di Indonesia,” kata El Sabrina, saat menyampaikan pidato Walikota Pekanbaru Firdaus MT.

Diharapkan melalui forum media massa, pemerintah akan mudah mendapatkan informasi tentang suatu daerah maupun lingkungan yang tidak bagus untuk keramahan anak – anak. Maka Pemko Pekanbaru akan segera membenahi dengan baik.

Termasuk melalui peran media, bisa menyamakan visi misi antara seluruh Satker dan orang tua untuk bisa sama sama menjaga kebersihan dan ketertiban kota agar bisa menjadi ramah bagi anak anak.

“Tanpa ada pemberitaan, informasi dan kritikan dari media, tentu perkembangan kota terhadap layak anak tidak akan berjalan dengan baik. Oleh sebab itu mari kita sama sama bersinergi untuk mewujudkan Pekanbaru menjadi kota layak anak kedepan,” harap El Sabrina.

Kemudian, usai pelantikan FWKLA dilanjutkan dengan Rapat Kerja bersama para anggota dan perwakilan Satker dari Pemko Pekanbaru. (ind)