Pekanbaru (Nadariau.com) – Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, ke Universitas Islam Riau (UIR) dalam rangka memberikan kuliah umum diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa, Senin (4/5/2026).
Dalam aksinya, mahasiswa menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, agar segera menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan di Provinsi Riau. Salah satu isu utama yang disorot adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai masih terus berulang setiap tahun.

Menanggapi aksi tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung menemui massa aksi. Di hadapan mahasiswa, ia menjelaskan bahwa konsep Green Policing hadir sebagai jawaban atas persoalan lingkungan yang menjadi tantangan utama di daerah ini.
“Program Green Policing ini kita buat karena masalah utama di sini adalah lingkungan. Ini bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi masalah kita bersama,” kata Kapolda Riau.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, Kapolda juga menantang mahasiswa untuk menyampaikan argumen secara langsung dan berdiskusi secara akademis.
Ia menekankan pentingnya melihat persoalan lingkungan secara menyeluruh serta mendorong keterlibatan aktif semua pihak, termasuk kalangan mahasiswa.
“Kalian harus bisa melihat secara utuh. Apa peran kalian? Sampaikan argumen, kita diskusi. Ini lembaga akademis, bebas bertanya,” kata Irjen Hery.
Ia juga menyinggung bahwa pendekatan Green Policing merupakan langkah konkret yang belum tentu dilakukan di daerah lain, sehingga menurutnya perlu adanya dukungan bersama.
Selain itu, Kapolda menegaskan bahwa isu lingkungan merupakan persoalan fundamental yang membutuhkan komitmen kolektif, baik dari pemerintah, aparat, maupun masyarakat.
Terkait persoalan kawasan hutan dan lahan, ia menyebut bahwa penanganannya telah melibatkan satuan tugas khusus, termasuk upaya relokasi dan penataan masyarakat yang berada di kawasan terdampak.
Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke UIR sendiri disebut sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menangani persoalan lingkungan di Riau.
Meski sempat diwarnai aksi unjuk rasa, kegiatan kuliah umum tetap berlangsung dengan suasana dialogis antara mahasiswa dan para pemangku kebijakan.(sony)


