Pejabat PLT Kabag Umum Sekretariat Pemko Pekanbaru Jadi Pertanyaan ?

Pekanbaru (Nadariau.com) – Pejabat yang mengisi jabatan PLT Kabag Umum Sekretariat pemko Pekanbaru Edi Suherman, menjadi pertanyaan Gerakan Anak Negri Riau (Ganri).

Pasalnya pejabat yang menduduki jabatan tersebut belum layak menjabat. Hal ini juga dibenarkan oleh Walikota Pekanbaru Firdaus MT sebelumnya.

Namun sampai sekarang Walikota Firdaus tidak ada mengganti dengan pejabat yang lebih layak dan sesuai dengan kepangkatannya.

Maka hal ini membuat Ganri untuk mendesak Firdaus untuk berkomitmen dalam menetapkan dan meletakkan seseorang di suatu jabatan.

“Kami mempertanyakan kepada Walikota Pekanbaru terkait komitmen untuk mengganti Kabag Umum Pemko Pekanbaru. karena diduga belum layak mendapat jabatan tersebut,” kata Korlap Ganri Habza Jusbil Atro dalam orasinya di halaman Kantor Walikota lama Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (26/6/2019).

Ganri menduga, Walikota Pekanbaru mempertahankan Edi Suherman menjabat PLT Kabag Umum karena masih kerabatnya. Sehingga Walikota sulit untuk menggantinya dengan pejabat lain.

Meski demikian, Ganri meminta Kejati Riau untuk menyelidiki anggaran makan minum anggaran 2017 dan 2018.

Kemudian menyelidiki proyek meubeler untuk kantor walikota baru di Tenayan Raya. Proyek ini dipegang oleh Edi Suherman selaku Plt Kabag Umum Sekretariat Pemko Pekanbaru.

“Disisi lain kami merasa kecewa, karena aspirasi kami sebelumnya tidak diterima oleh pejabat yang berkompeten. Arti kami menilai pejabat terkait tidak siap di kritik terhadap kebijakan mereka,” ucap Atro.

Setelah puas berorasi, akhirnya massa dari Ganri dijumpai oleh Sekretaris Satpol PP kota Pekanbaru Edy Erizal.

“Kami mengucapkan terimakasih atas penyampaian aspirasi ini. Kami akan menyampaikan aspirasi mahasiswa ini kepada pihak terkait,” kata Edy. (rls/ind)