Bawaslu Ungkap Kekurangan Surat Suara, Begini Tanggapan KPU Kampar

Kampar (nadariau.com)- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kampar, Syawir Abdullah, S.H mengungkapkan kebutuhan, kekurangan, dan kerusakan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Hingga kini KPU Kampar hanya menerima sejumlah 484.944 lembar surat suara. Sementara kebutuhan untuk Pemilu yakni 486.021 lembar, mengalami kekurangan sebanyak 1.019 lembar. Artinya terjadi perselisihan 1.007 lembar surat suara.

Total kerusakan surat suara adalah 20.865 lembar. Kekurangan ditambah kerusakan mencapai 50.244 lembar.

Intinya kita minta kepada KPU Kampar segera memberitahu KPU RI untuk penambahan surat suara yang kurang, kata Syawir, Kamis (28/3/2019). Di ruangan kerjanya, Kantor Bawaslu Kampar, Jalan Tuanku Tambusai.

Dikhawatirkan, jika ini tidak terpenuhi nantinya akan terjadi kendala dalam penyelenggaraan Pemilu. Kita tak mau keteteran, tuturnya.

Terkait Kotak Suara tidak ada kekurangan.
Untuk Form C1, BA, saat ini lagi disortir.

Ketua KPU Kampar, Ahmad Dahlan menyampaikan pihaknya sudah melaporkan ke KPU RI tentang kekurangan surat suara.

“Tanggal 26 Maret 2019 lalu sudah kita buat laporan ke KPU RI. Direncanakan mulai tanggal 10 April sudah bisa didistribusikan,” ujar Ahmad Dahlan pada hari yang sama, di Kantor KPU Kampar, Jalan Tuanku Tambusai.

Kita antisipasi dalam pendistribusian surat suara ke tiap-tiap PPK.

Antisipasi ini di daerah sulit dan sangat sulit.

Untuk jalur air dan jalur kuning, ada sebelas daerah sulit diantaranya Aur Kuning, Terusan, Subayang Jaya, Ludai, Dua Sepakat, Sungai Santi, Kebun Tinggi, Lubuk Bigau, Pangkalan Serai, Pangkalan Kapas, dan Tanjung Permai.

Kemudian di Desa sangat sulit, Danau Sentul, Derah Setajak, Tanjung Karang, Batu Sasak, Muara Bio, Batu Sanggan, Tanjung Beringin, Gajah Bertalut, dan Koto Lama.

Daerah Sulit di Kec. kampar Kiri, Muara Seraya, Sungai Rambai, Tanjung Harapan, Sungai Raja, dan Sungai Sarik.

Di Kecamatan XIII Koto Kampar yakni ada Balung dan Lubuk Agung.

Kecamatan Tapung Hulu, yakni Danau Lancang.

Mengantisipasi kotak suara yang rentan terhadap basah, nanti akan dibungkus pakai plastik.

Semua itu kita jalankan berdasarkan Peraturan Bupati Kampar nomor 34 Tahun 2016 tentang perjalanan dinas, pejabat negara, pejabat, pegawai negeri sipil, di lingkungan Pemerintah Daerah dan Pimpinan DPRD tahun anggaran 2017.

Diperkirakan tanggal 10 April kita usahakan pendistribusian segera ke PPK Kampar Kiri

“Demi kelancaran Pemilu, masyarakat diiumbau agar bersama-sama datang ke TPS tanggal 17 April, mulai jam 7 sampai dengan waktu selesai yang telah ditentukan,” tutup Dahlan.

Dw