Komplotan Jambret 10 TKP Digulung Satreskrim Polresta Pekanbaru

Pekanbaru (Nadariau.com) – Satuan Reserse Kriminal Polisi Resort Kota Pekanbaru berhasil menggulung tiga orang tersangka yang diduga terlibat kasus tindak pidana jambret (Curas) di sepuluh lokasi kejadian selama bulan Januari 2019.

“Kita amankan tiga tersangka ini, Jumat (25/01/2019) di Jimbaran Baliveiw Luxury Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru. Tiga tersangka berinisial S, HP dan IF,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto melalui Kanit Buser Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmad Wibowo, Selasa (29/01/2019).

Dilanjutkan Rambo, sapaan akrabnya, dari hasil interogasi petugas, ke tiga tersangka sudah menginap di Jimbaran Baliview Luxury.

“Dari hasil interogasi sementara mereka ini sudah melakukan jambret 10 TKP. Dan sampai saat ini masih kami dalami karena ada dua laporan polisi yang kita terima,” sambungnya.

Untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang pertama, Rambo mengatakan dilakukan tersangka di Jalan Doktor Sutomo, Kecamatan Lima Puluh dan TKP kedua yakni di Jalan Lestari, Kecamatam Bukit Raya.

“TKP pertama yang beraksi tersangka HP dan S. Untuk TKP kedua yakni beraksi tersangka HP dan IF. Mereka ini merupakan komplotan jambret yang sudah lama kami lidik,” bebernya.

Saat ditanyakan kepada Rambo untuk sasaran korban para tersangka ini saat beraksi jambret, dirinya mengatakan adalah perempuan.

“Di dua TKP ini korbannya adalah perempuan. Dan korbannya terluka, makanya pasal yang kita terapkan Pasal 365 KUHP Ayat 2 dengan ancaman kurungan penjara maksimal (Pencurian dengan kekerasan). Mereka beraksi pada malam hari, di jalan umum dan dilakukan secara bersama-sama,” tegasnya.

Terhadap tersangka HP, Rambo menjelaskan sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru.

“Untuk tersangka HP ini adalah DPO kita dengan kasus yang sama, Jambret. Dan mereka mengakui perbuatan mereka ini sebagai mata pencaharian sehari-hari. Uang hasil jambret digunakan untuk pembayaran penginapan di Jimbaran Baliview Luxury,” katanya.

“Selain dari itu, kami juga mengamankan tiga orang perempuan dan bisa dikatakan mereka ini kumpul kebo. Bahkan mereka ini juga positif menggunakan narkotika,” tandas Rambo. (son)