Demo di DPRD Riau Bentrok Tiga Mahasisw Terluka

Pekanbaru (Nadariau.com) – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam seluruh BEM se – Riau
menggelar aksi demo di gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (24/09/2018).

Dalam aksi ini sempat terjadi bentrok antara mahasiswa dan polisi. Karena mahasiswa mendesak ingin masuk di pintu gerbang gedung DPRD Riau.

Tujuannya agar aspirasi mereka bisa disampaikan langsung kepada anggota DPRD Riau. Akibatnya, tiga orang mahasisawa terluka.

Mahasiswa terluka tersebut yaitu, Kurnia dari Fakultas FMIPA Unri yang terluka adalah bagian pipi, dada dan celana robe, karena ditarik polisi.

Nurfanto dari Fakultas Pertanian Unri adalah kepala dan pipi dan Romidal dari Fakultas Teknik Mesin Umri. Sekarang lagi mendapat perawatan tim kesehatan umri dan RS Awalbros Pekanbaru.

Pantauan media, demo ini terkait hari petani nasional. Mahasiswa menyuarakan aksi dengan membahas masalah pertanian di Indonesia.

Dalam pernyataan sikapnya mahasiswa mendesak pemerintah untuk menuntaskan target program perhutanan sosial seluas 4,38 juta ha. Dan tanah objek reforma agraria 9 juta ha.

Kemudian menuntuk pemerintah untuk mempercepat penyelesaian konflik agraria yang ada di Provinsi Riau.

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh koordinator lapangan dari masing masing perguruan tinggi diluar pagar gedung DPRD Riau.

Meski demikian, mahasiswa tetap menuntut pemerintah khususnya Kapolda Riau untuk menyelesaikan tindak kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian kepada mahasiswa.

Jika tidak maka mahasiswa akan menggerakan massa lebih banyak lagi.

Setelah berorasi, Ketua DPRD Riau, Septina Primawati, akhirnya menemui ribuan mahsiswa dari BEM se-Riau yang lakukan aksi unjuk rasa di kantornya.

Dalam tanggapannya, Septina mengatakan bahwa pihaknya selaku pimpinan DPRD Riau akan membahas tuntutan mahsiswa di tingkat pimpinan DPRD Riau.

“Kami sudah mendengarkan dan nanti akan kami lakukan diskusi di lingkungan kami, di DPRD dan mudah-mudahan apa yang menjadi harapan mahasiswa dapat kita diskusikan di tingkat kami pimpinan DPRD,” kata Septina.

Dalam menemui ribuan mahasiswa yang lakukan aksi tersebut, Septina juga didampingi oleh salah satu anggota DPRD Riau, yakni Suhardiman Ambi.

Setelah mendengarkan tanggapan dari pimpinan wakil rakyat, massa kemudian membubarkan diri dan menyelesaikan aksi unjuk rasa mereka. (dan)