Ribuan Mahasiswa Demo DPRD Riau Terkait Kondisi Ekonomi Lemah

Pekanbaru (Nadariau.com) –  Kecewa dengan Pemerintah Indonesia, ribuan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) menggelar unjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Senin (10/9/2018).

Aksi ini menyikapi situasi dan kondisi bangsa saat ini. Di antaranya, soal perekonomian bangsa, soal demokrasi dan pengusutan kasus PLTU Riau 1.

Dalam orasinya, mahasiswa menyerukan agar pemerintah menstabilkan perekonomian bangsa saat ini. Mahasiswa juga mengkritisi soal demokrasi.

“Selamatkan demokrasi Indonesia,” ujar mahasiswa. Kemudian, para mahasiswa juga mendesak agar kasus Proyek PLTU Riau 1 diusut tuntas.

Mahasiswa menuntut pemerintah untuk cepat bertindak menstabilkan ekonomi, apalagi melihat semakin terpuruknya nilai tukar Rupiah, yang saat ini di kisaran Rp 15 Ribu Per Dollar.

Setelah berorasi di depan gedung dewan, mahasiswa akhirnya merangsek masuk ke dalam gedung hingga ke ruang Paripurna gedung DPRD Riau.

Ribuan mahasiswa yang berhasil menduduki ruang Paripurna DPRD Provinsi Riau itu melaksanakan sidang rakyat

Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan kecewa dengan pemerintahan saat ini yang terkesan tidak peduli dengan lemahnya nilai tukar Rupiah.
Mahasiswa bahkan sempat menyeru agar Presiden Jokowi turun saja.

“Turunkan Jokowi,” ujar mahasiswa tersebut dalam orasinya.

Massa juga menuntut kasus korupsi PLTU Riau 1 yang telah menyebabkan kerugian negara segera diusut tuntas.

Tak hanya itu, dalam aksinya ini, selain meminta pemerintah menstabilkan perekonomian negara, massa juga meminta agar pemerintah tidak membatasi hak berdemokrasi yang konstitusional bagi setiap warga negara. (ari)