Lombok Lebih Solutif Tingkatkan Wisatawan Jika Ditetapkan jadi Bencana Nasional

Jakarta (Nadariau.com) – Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing menilai penetapan gempa di Lombok sebagai bencana nasional bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

Maka itu, dia tidak sepakat dengan alasan pemerintah urung menetapkan gempa di Lombok sebagai bencana nasional karena faktor pariwisata.

“Ada wacana yang mengatakan bahwa penetapan sebagai bencana nasional dapat mempengaruhi jumlah kunjungan wisata. Pandangan ini masih belum kuat,” kata Emrus, seperti dikutip dari SINDOnews, Rabu (22/8/2018).

Sebab, kata dia, bencana yang terjadi di Lombok, juga banyak terjadi di tempat lain di berbagai negara.

“Jadi, bukan kelemahan kita sebagai bangsa, tetapi lebih sebagai kehendak alam yang belum bisa diprediksi,” imbuhnya.

Maka itu, dia menilai justru penetapan gempa di Lombok sebagai bencana nasional menunjukkan keseriusan dan tanggung jawab negeri ini menangani berbagai persoalan akibat bencana itu.

“Penanganan yang lebih serius dengan menetapkan sebagai bencana nasional justru bisa mendorong kunjungan wisata lebih banyak lagi ke Lombok khususnya dan ke seluruh wilayah wisata di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Lombok atau tempat-tempat lain di Indonesia adalah mereka yang sudah memiliki well-informed dan well-educated.

Kendati demikian, dia tidak mempersoalkan adanya pandangan yang menyebut penanganan maksimal lebih penting ketimbang sekadar penetapan status bencana nasional.

“Namun, bila orientasi penanganan akibat gempa di Lombok agar lebih cepat, menyentuh semua warga yang jadi korban di mana pun mereka berada dan menyeluruh, maka dipastikan penetapan status bencana nasional lebih solutif,” tuturnya. (nrc)