Harimau Kembali Muncul di Areal PT Seko Indah Inhu

Tim BKSDA Inhu menemukan jejak Harimau.

[divide]

Inhu (Nadariau.com) – Dua ekor harimau kembali muncul di areal PT Seko Indah Kabupaten Inhu Riau. Oleh sebab itu Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Inhu, Polisi dan TNI meminta warga agar selalu waspada.

Harimau ini dilihat oleh seorang pekerja PT Seko Indah melintas di areal perusahaan di Desa Lembah Dusun Gading, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu.

Informasi yang diterima, harimau sumatera itu diperkirakan menuju areal PT PAS di Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu.

Tim gabungan dari BKSDA Inhu, Polisi dan TNI sedang melakukan pencarian terhadap jejak harimau sumatera itu.

Kepala BKSDA Inhu Parmohonan Lubis mengungkapkan, dirinya mendapat informasi soal ditemukannya dua ekor Harimau yang melintas dari Koramil 01/Rengat.

“Saya mendapat informasi ada harimau sumatera yang melintas di areal PT Seko Indah menuju areal PT PAS,” katanya.

Saat ini, belum ada kepastian soal keberadaan Harimau Sumatera itu. Kendati foto ejak tapak mirip tapak harimau sumatera sempat beredar di tengah masyarakat Kabupaten Inhu. Melihat foto jejak itu, Permohonan memperkirakan foto jejak itu sudah lama.
Pasalnya, di jejak tapak itu sudah tumbuh tanaman rumput. Selain itu, jejak itu juga belum bisa dipastikan jejak tapak Harimau Sumatera.

“Bisa saja jejak itu dibuat oleh manusia atau memang jejak harimau, tapi harimau dahan atau bukan jenis Harimau Sumatera,” kata dia.

Kalau memang benar adanya, maka petugas akan melakukan tahapan selanjutnya. Untuk memastikan itu, tim BKSDA Inhu melakukan pemasangan kamera trap di dua titik.
Menurutnya, kemungkinan dua daerah itu hanya menjadi daerah perlintasan bagi Harimau sumatera tersebut.

“Perlintasan Harimau sumatera itu bisa sampai sejauh 200 kilometer, jadi bisa saja dia hanya melintas di sana. Namun kita masih melakukan penyelidikan terhadap jejak-jejak harimau itu,” jelasnya.

Di sejumlah daerah di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) memang menjadi daerah perlintasan Harimau Sumatera. Hal ini terbukti dari sejumlah kejadian yang tercatat oleh BKSDA Inhu.

“Tahun 2005 pernah kejadian, ditemukan tiga ekor Harimau Sumatera di sekitaran wilayah PTPN Bukit Selasih,” katanya.

Kemudian di tahun 2010 Harimau Sumatera juga diketahui pernah melintas di depan SMPN 9. Namun sayangnya, Harimau Sumatera itu mati ditabrak saat melintas di jalan tersebut.

“Kemudian di tahun 2017 ditemukan harimau sumatera melintas di Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida,” katanya.

Sampai tahun 2018 ini, warga kembali melihat harimau yang melintas di areal PT Seko Indah (SI). Untuk memastikannya saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian.
Untuk pencarian jejak tersebut, tim BKSDA Inhu menurunkan enam orang petugasnya. Selain itu ada dua petugas Bhabinkamtibmas dan satu orang Babinsa.

Petugas gabungan juga dibantu oleh sepuluh orang warga. Oleh karena itu, warga dihimbau agar waspada.

Semenjak kabar penemuan harimau itu, hingga berita ini ditutunkan, belum ada informasi yang terkait soal penyerangan Harimau Sumatera, baik terhadap ternak ataupun manusia. (dan)