Kurir Sabu Nilai Rp 6 M, Jaringan Internasional Diamankan Polresta Pekanbaru

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susantu, ekspos tangkapan sabu senilai Rp6 miliar.

[divide]

Pekanbaru (Nadariau.com) – Seorang kurir narkoba jenis sabu dari Aceh berhasil diamankan jajaran Polresta Pekanbaru, dibantu Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.

Dari tangan kurir jaringan internasional ini, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 4,1 kilogram, dengan nilai sekitar Rp 6 miliar, pada Sabtu (28/04/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Penangkapan tersangka berinisial KA (39) warga Provinsi Aceh itu dilakukan di Jalan Juanda Pekanbaru.

Rencananya, barang haram senilai Rp6.177.000.000 ini diduga akan diedarkan di Kampung Dalam, Kota Pekanbaru.

“Tersangka sudah melakoninya sebanyak tiga kali. Upah yang diterima satu paket pengiriman sebesar Rp15 juta. Asal barang bukti ini dari Aceh,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susantu, saat ekspos tangkapan di Mapolresta setempat, Senin (30/04/2018).

Dari penangkapan yang dilakukan ini, petugas kepolisian berhasil menyelamatakan sebanya 24.100 jiwa.

Data yang dirangkum, penangkapan berhasil dilakukan berkat informasi yang diterima bahwa akan ada masuknya barang di Kampung Dalam.

Menerina informasi itu, kemudian petugas langsung melakukan penyelidikan. Setelah diselidiki kemusian petugas menemukan ciri-ciri tersangka.

Setelah ciri-ciri tersangka diketahui, kemudian dilakukan penangkapan. Saat digeledah, petugas mengamankan barang bukti sebanyak lebih kurang 4 kilogram yang tersimpan didalam tas ransel tersangka.

“Terhadap tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Jo 112 Ayat 2 dengan ancaman hukuman ancaman mati dan seumur hidup,” sambung Susanto.

Dilanjutkannya, kasus ini masih dilakukan pengembangan karena petugas masih melihat rangkaian jaringannya.

“Kita kembangkan rangkaian untuk penerima barang ada di luar Pekanbaru. Kita sudah berkoordinasi dengan Polda Riau untuk menangkap jaringan ini,” tegasnya. (ari)