UAS Buat Menteri Susi Ngakak Dapat Pantun

Ustadz Abdul Somad menerima penghargaan saat Acara penganugerahan Tokoh Perubahan Republika di Djakarta Theater, Jakarta.

[divide]

Jakarta (Nadariau.com) – Ustadz Abdul Somad (UAS), membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tertawa ngakak melalui pantunnya pada malam penganugerahan Tokoh Perubahan 2017 yang ditaja Republika di Djakarta Theater, Selasa (10/04/2018) lalu.

Ada dua bait pantun UAS malam itu, pertama “Lebih baik pakai baju hitam hatinya putih, dari pada baju putih hatinya hitam,” ucap UAS disambut tawa dan applus dari undangan yang hadir.

“Ustaz menyindir, tidak, saya tidak pandai menyindir orang, karena saya termasuk ustaz yang lurus-lurus saja” timpal UAS yang kembali disambut tawa dan applus.

UAS kemudian lanjut berpantun “Kalau makan ikan gulama, jangan dimakan di dalam pinggan, sebenarnya saya bisa berlama-lama, tapi saya takut ditenggelamkan”. Pantun yang kedua itu tampak membuat Menteri Susi dan tamu undangan lainnya tertawa ngakak.

UAS sendiri menjadi salah satu dari lima orang Tokoh Perubahan 2017 yang mendapat penghargaan dari Republika.

Ustaz kondang asal Riau ini dinilai mampu memberikan kontribusi nyata kepada bangsa melalui kerja-kerja nyata di tengah-tengah masyarakat.

Lima Tokoh Perubahan 2017 itu di antaranya, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Suprajarto, Pendakwah Ustaz Abdul Somad, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin dan Owner Trusmi Group Sally Giovanny. (nrc)