Sabtu, Maret 14, 2026
BerandaHeadlineCegah Praktik Money Politik Jelang Pemilu, Satgas Anti Money Politik Polres Inhu...

Cegah Praktik Money Politik Jelang Pemilu, Satgas Anti Money Politik Polres Inhu Keliling Kota Rengat

Inhu (Nadariau.com) – Menjelang Pemilu berlangsung, Tim Satuan Tugas (Satgas) Money Politik Polres Indragiri Hulu (Inhu) keliling Kota Rengat sosialisasikan pemilu Damai dan anti Money Politik pada Minggu Malam 10/02/2024.

Kegiatan sosialisasi tersebut di Pimpin oleh Kepala Tim (Katim) Satuan Tugas (Satgas) Money Politik Aipda Richard T Sianipar didampingi beberapa orang Personel Satgas anti Money Politik Polres Inhu.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Richard pada Awak media mengatakan bahwa, sosialisasi tersebut merupakan salah satu cara untuk mencegah potensi tindak pidana penyuapan dan praktik jual beli suara menjelang pemilu.

Selain mencegah praktek money politik, kami juga mengajak dan menghimbau kepada seluruh pemuda pemudi, serta masyarakat yang kami temui, agar ikut berpartisipasi untuk menciptakan pemilu damai yang akan berlangsung pada Rabu 14/02/2024. Karena peran masyarakat sangatlah penting didalam menciptakan suasana pemilu Damai.” ungkap Aipda Richard.

Sosialisasi ini bukan hanya mengenai praktek anti Money Politik saja, Kami juga mengajak agar masyarakat tidak Golput.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dan tidak tergoda oleh siap dalam bentuk apapun, sehingga pemilu dapat berlangsung dengan aman dan damai.”Tutup Aipda Richard.

“Kita berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat lebih bijak dan tidak akan menerima uang suap dalam bentuk apapun agar pemilu bisa berlangsung dengan aman, tentram dan Damai.”Tutup Aipda Richard.

Sementara itu, Robi salah satu pemuda yang ditemui oleh Satgas Anti Money Politik Polres Inhu menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi yang diberikan oleh Aipda Richard beserta Tim.

“Sosialisasi yang diberikan oleh Satgas Money Politik sangat bermanfaat bagi saya dan masyarakat lainnya. Sebab dengan adanya sosialisasi tersebut kami bisa meningkatkan pemahaman dan menambah wawasan agar tidak rentan terhadap praktik suap yang dapat merugikan diri sendiri dan integritas pemilu.”tutup Robi. (Rio)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer