Pekanbaru (Nadariau.com) – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali menggelar kegiatan sosialisasi cooling system jelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden 2024 demi terwujudnya pesta demokrasi yang damai, aman dan sukses di Sekolah-sekolah yang ada di Pekanbaru.
Kali ini, digelar di Sekolah Islam As-Shofa, Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Kelurahan Labuh Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (06/02/2024) pagi.
Dalam giat yang dipimpin Panit 2 Wassidik Ditresnarkoba Polda Riau, AKP Jaliper Lumbantoruan ini para siswa dan guru disekolah tersebut dibekali pengetahuan akan bahaya Narkoba. Tujuannya untuk mencegah generasi muda terjerumus menggunakan narkoba.
“Kami mensosialisasikan cooling system jelang pelaksanaan Pemilu 2024. Selain itu kami juga mensosialisasi bahaya narkoba kepada guru, Kepala Sekolah dan seluruh siswa,” kata AKP Jaliper.
AKP Jaliper menjelaskan, saat sosialisasi dirinya memaparkan terkait dampak buruk dan bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Kami memaparkan kepada siswa dan guru terkait bahaya dari penyalah guna Narkoba, ciri-ciri pengguna serta faktor-faktor penyebab penyalahgunaan Narkoba. Selain itu kami juga menjelaskan modus operandi pelaku menyeludupkan dan mengedarkan narkoba di Indonesia,” kata AKP Jaliper.
Demi menghindarkan maraknya peredaran narkotika dan menyelamatkan generasi penerus bangsa, Polri berupaya sekuat tenaga mencegah dan menanggulangi kejahatan Narkoba di Indonesia.
Untuk itu, aparat penegak hukum telah bahu membahu dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Bumi Pertiwi.
“Sanksi hukum berat bagi penyalah guna Narkoba sudah kami berikan sebagai efek jera. Selain itu diharapkan adanya peran masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba dan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila ada menemukan kasus penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Disamping sosialisasi bahaya narkoba, Ditresnarkoba Polda Riau juga mengajak para siswa yang telah terdaftar sebagai pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu yang akan datang.
“Terhadap siswa-siswi yang sudah berumur 17 tahun, agar dapat memberikan hak suaranya pada Pemili 2024 yang digelar pada 14 Februari 2024 esok,” pungkasnya.(sony)


