Bandung-Nadariau.com– Tim Abdimas Universitas Telkom dalam program Community Service Engagement, Dr. Majidah dan Dr. Cahyaningsih, membentuk paguyuban homestay di Kamojang kabupaten Bandung belum lama ini.
Menurut Dr. Majidah fungsi Paguyuban tersebut antara lain untuk berkoordinasi tentang standar pengelolaan, standar tarif, kualitas layanan diantara anggota Paguyuban. Melalui Hibah Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).
pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Dr. Cahyaningsih, Dr. Majidah, dan Elly Suryani, M.Si, serta Prodi D3 Perhotelan, Dr. Vany Octaviany, dan Prodi D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi, Hetti Hidayati, M.T. Salah satu kegiatan dalam program hibah ini adalah kualitas layanan.
Tim pengabdian masyarakat membantu anggota paguyuban dengan memberikan pelatihan kualitas layanan. Kegiatan ini diberikan dalam bentuk literasi kepada  pemilik homestay dan pendampingan penataan serta perawatan kebersihan homestay sesuai standar yang ditetapkan. Kualitas pelayanan menyangkut lima aspek, yaitu (1) Reliability; memberikan pelayanan yang sudah dijanjikan secara konsisten dan akurat, (2) Assurance; menjaga kepercayaan pelanggan melalui pengetahuan dan kesopanan, (3) Tangibles; penampilan petugas atau staff dan fasilitas fisik yang memenuhi standar kebersihan, (4) Empathy; sikap simpati dan perhatian secara individu kepada pelanggan atau tamu homestay, dan (5) Responsiveness; layanan yang cepat dan tepat waktu. Kegiatan abdimas ini dilanjutkan dengan praktik penataan, perawatan, dan kebersihan homestay, para pemilik homestay antusias mengikuti kegiatan ini dan untuk mengukur keberhasilan program pengabdian masyarakat ini, dilakukan pre-test dan post-test kepada peserta.
Homestay Kamojang pertama kali berdiri tahun 2018. Keberadaan awalnya untuk memenuhi kebutuhan tamu PT. Geothermal Energy dan PT. Indonesia Power yang berdinas di kawasan Dusun Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung. Desa Laksana di mana Dusun Kamojang berada, memiliki banyak destinasi wisata, seperti Kawah Kamojang, Wisata Gheotermal, Pusat Konservasi Elang, Danau Ciharus, dan Kawah Manuk. Desa Laksana merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Bandung.
Karakteristik desa wisata selain karena keasrian alamnya, memiliki seni budaya sunda seperti ngarinding, ngalokat cai, pencak silat, dan makanan khas brondong ketan. Keberadaan homestay–homestay di Dusun Kamojang, dapat meningkatkan fungsi desa wisata, sehingga wisatawan dapat bermalam di desa tersebut, karena kunjungan di seluruh destinasi wisata Laksana, dimungkinkan tidak terselesaikan dalam satu hari. Untuk membuat wisatawan berada lebih lama di Kamojang Desa Wisata Laksana, perlu keberadaan homestay-homesaty dengan pelayanan yang berkualitas.(rls)


