Sabtu, Maret 7, 2026
BerandaIndeksHukrimKapolresta Pekanbaru Hadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II TA...

Kapolresta Pekanbaru Hadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II TA 2023

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II TA 2023 di yang dilaksanakan di lapangan apel SPN Polda Riau, Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang, Selasa (25/07/2023) pagi, sekitar pukul 08.00 Wib.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Pekanbaru juga turut melaksanakan tradisi pemotongan rambut dan penyiraman bunga kepada perwakilan siswa dengan tujuan agar selamat dalam menjalankan pendidikan.

Selain Kapolresta Pekanbaru, apel yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi ini juga dihadiri oleh KA SPN Polda Riau, Pejabat Utama Polda Riau, Personil SPN, Bhayangkari Polda Riau, Seluruh Kapolres Jajaran Polda Riau, Forkopimda Riau, serta 301 calon siswa Bintara Polri Gel ke II TA 2023.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi, dalam apel tersebut membacakan amanat Kalemdiklat Polri, yang mengucapkan Selamat atas keberhasilan siswa yang telah lulus seleksi dan di tetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri Gel II TA 2023 dan selamat datang di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

“Keberhasilan yang saudara raih ini merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa. Program Pendidikan Pembentukan Bintara dan Tamtama Polri pada Tahun Anggaran 2023 dilaksanakan dengan dua gelombang yaitu dengan lama pendidikan selama 5 bulan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh SPN Se-Indonesia,” kata Wakapolda.

Semua Peserta didik sebanyak 15.429 orang yang terdiri dari, Bintara Tugas Umum sebanyak 12.580 orang, Bintara Brimob 500 orang, Bintara Polair 100 orang, Bintara Polwan 649 Orang,Tamtama Brimob 1.500 Orang dan Tamtama Polair 100 Orang.

Kehadiran dan Kamampuan dan prilaku saudara dilapangan akan menentukan wajah Polri dan tingkat kepercayaan masyarakat.

“Oleh karena itu pendidikan ini harus dirancang dengan mengutamakan kualitas dan memberikan porsi pembelajaran yang lebih besar kepada praktik kerja lapangan dan pembentukan karakter Kebhayangkaraan,” ungkap Brigjen Rahmadi.

Hakekatnya pendidikan Polri tidak saja untuk memberikan ilmu pengetahuan untuk kecerdasan dan keterampilan, namun lebih dari itu untuk membentuk polisi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Dengan demikian penekanan utama pada pendidikan kurikulum Pendidikan difokuskan pada Aspek Karakter dengan penekanan pembentukan etika dan moral,” katanya.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer