Jumat, Maret 13, 2026
BerandaUncategorizedKembangkan Objek Wisatawan Berpotensi, DLH Rohil Terus Melakukan Pengecetan Dan Kebersihan Water...

Kembangkan Objek Wisatawan Berpotensi, DLH Rohil Terus Melakukan Pengecetan Dan Kebersihan Water Leading

Rokan Hilir, Nadariau Com – Untuk mengembangkan tempat objek  wisatawan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir, terus melakukan pengecetan dan pembersihan Water leading yang merupakan peninggalan sejarah zaman Belanda di bangun pada tahun 1924, yang terletak di Jalan Siak, Bagansiapi-Api, Kecamatan Bangko.

Dalam pengecetan bangunan sejarah belanda itu setiap hari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir, menempatkan petugas sebanyak 10 orang untuk melakukan pembersihan pemeliharaan tanaman pohon tabe buya lebih kurang 50 batang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir, Suwandi S,Sos mengatakan, kedepan pihaknya akan membangun arena panggung hiburan dilokasi Water leading itu, diantaranya permainan air atau becak dayung sampan, banana bot dan termasuk juga kantin.

” Tadi juga petugas kita melakukan pembersihan kanal bepark,” ujarnya kepada media ini senin 17 juli 2023, sekira pukul 17, 15 Wib.

Suwandi menuturkan, bahwa Water leading pembangunan peninggalan zaman belanda itu potensinya sangat luar biasa karena posisinya berada di kota Bagansiapi-Api dan juga di keramaian masyarakat.

” Water laeding ini kedepannya bisa tempat menarik bagi para wisatawan datang kebagan siapiApi,” ucapnya.

Saat ditanya apakah lantai Water leading itu dibangun menjadi aspal, Suwandi menjelaskan tahun depan pihaknya akan memprogramkan. Namun saat ini lampu penerangan warna-warni sudah diperbaiki pihaknya menjadi nyala.

” Kami sudah memperkerjakan penjaga malam 4 orang karena aset ini banyak hilang, termasuk juga mesin dibongkar,” katanya.

Suwandi menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga aset-aset yang ada lantaran bangunan Water leading itu merupakan sejarah tahun 1924, dibangun oleh Belanda.

” kita jaga aset ini, dan kita lestarikan kalau memang ada besi dan apa-apa jangan di curi,” pintanya.

Suwandi menambahkan, Water leading itu bangunan zaman Belanda yang di bangaun oleh fanheng ditugaskan menyidiakan air bersih untuk masyarakat Bagansiapi-Api.

Menurutnya bangunan itu dulu memang khusus pemenuhan air bersih untuk masyarakat kota Bagan siapiap.

” Kita jaga, rawat dan kita lestarikan jangan ada yang hilang aset-asetnya. Sejarah Bagansiapi-Api ini banyak, salah satunya rumah kapitan, RSUD Protomo,  gereja santa petrus dan paulus bank bri atau bagan maju dan pelabuhan serta Bea cukai pada tahun 1917,” pungkasnya.(Said)***

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer