Jumat, Maret 13, 2026
BerandaIndeksHukrimPria Pencari Daun Pisang Asal Pariaman Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid 

Pria Pencari Daun Pisang Asal Pariaman Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid 

Pekanbaru (Nadariau.com) – Warga Jalan Kartama, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, dibuat geboh dengan penemuan mayat seorang pria tergeletak di kamar mandi Masjid Rahmatullah, Senin (17/07/2023) pagi.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian saat dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil mengatakan, korban yang diketahui bernama, Aris Abdi (45) yang sehari-hari berprofesi sebagai pencari daun pisang ini ditemukan dengan posisi terduduk disamping kamar mandi. Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang driver ojek online (Ojol).

“Pada saat jenazah ditemukan menggunakan pakaian baju kaos berwana hitam dan celana trening warna biru dongker,” kata AKP Syafnil, Senin (17/07/2023) siang.

Kapolsek menjelaskan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 10.00 Wib. Salah seorang driver OJol bernama Redo Zuldi datang ke masjid untuk mangkal sambil menunggu orderan.

“Disaat hendak ke toilet masjid, ia diberitahu oleh anak-anak yang saat itu berada di dekat toilet buang air kecil bahwasanya ada seseorang laki-laki yang sedang terduduk seperti sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” jelas Kapolsek.

Mendapat informasi tersebut, lanjut Kapolsek, saksi melihat korban sudah terduduk dan langsung mengajak teman-teman driver ojol yang pada saat itu juga berada di TKP untuk mengangkat jenazah korban ke teras masjid.

“Setelah mendapat laporan, anggota kami turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan,” terangnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, IPTU Lukman mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan warga sekitar, korban berprofesi sebagai pencari daun pisang untuk dijual ke para pedagang sate yang ada di Pasar Pasir putih. Korban di Kota Pekanbaru merantau sebatang kara yang hidup atau tinggal berpindah-pindah.

“Seperti di masjid dan pos ronda. Korban diduga meninggal karena sakit. Keluarganya sudah kami hubungi di Pariaman, Sumatra Barat,” kata IPTU Lukman.

Saat ini, lanjut Kanit, keluarga korban sudah berangkat dari Kota Pariaman menuju Kota Pekanbaru, untuk menjemput jenazah dan akan dibawa ke Kota Pariaman untuk di semayamkan.

“Dari pemeriksaan luar, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutup Iptu Lukman.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer