Jumat, Maret 13, 2026
BerandaHeadlineMelalui Program UHC Pemda Pelalawan Memudahkan Abu Bakar Dapat Pelayanana Kesehatan

Melalui Program UHC Pemda Pelalawan Memudahkan Abu Bakar Dapat Pelayanana Kesehatan

Pelalawan (Nadariau.com) – Senin ini (13/03), Abu Bakar (52) baru saja mendapatkan izin dari dokter untuk pulang ke rumahnya di Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan. Anaknya, Sri Ayuni (10) sudah enam hari dirawat di Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci yang berjarak sekitar dua jam dari tempat tinggalnya.

“Sebelumnya Sri sempat dirawat tiga hari di rumah sakit yang sama. Saat itu, karena kondisinya mulai membaik ia diizinkan pulang oleh dokter dan dijadwalkan untuk kontrol. Namun saat kontrol, Sri kesakitan, kambuh. Makanya kata dokter Sri harus kembali menjalani perawatan sejak hari Rabu kemarin (08/03/2023), sampai hari ini. Dokter mengizinkan Sri untuk menjalani perawatan di rumah dan kami dijadwalkan untuk kontrol tanggal 20 Maret nanti,” tutur Abu.

Sri didiagnosis oleh dokter menderita urinary tract infection atau infeksi saluran kemih (ISK). Sebagai informasi, gejala yang dirasakan oleh anak bisa bermacam-macam, ada demam bahkan keluhan nyeri saat anak melakukan buang air kecil. Umumnya, ISK pada anak dapat diatasi selama satu minggu dengan pengobatan dari dokter melalui pemberian antibiotik.

Abu bercerita bahwa mulanya ia dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta JKN mandiri kelas III. Saat itu ia mendaftarkan diri dan keluarganya ke program jaminan kesehatan yang dikelola BPJS Kesehatan tersebut karena ajakan temannya.

“Waktu itu diajak teman, saya pikir ya nggak apa-apa lah saya daftar BPJS Kesehatan. Itu sekitar tiga tahun lalu, mungkin tahun 2020 sebelum pandemi menyerang,” ungkapnya.

Namun, saat Covid-19 melanda Indonesia, ia mulai mengalami kesulitan ekonomi sehingga iuran JKN-nya pun tak lagi ia bayarkan. Beruntung, kala itu belum ada keluarganya yang sakit. Hingga akhirnya beberapa hari yang lalu Sri mengeluhkan sakit, sampai mukanya menghitam menahan sakit.

“Kami yang biasanya berobat ke bidan desa, segera membawa Sri ke sana. Namun bidan desa tak bisa membantu menyembuhkan Sri. Katanya perlu penanganan khusus. Saya ditanya apa punya BPJS Kesehatan tidak. Lalu saya bilang ada, namun sudah lama tak dibayar karena sedang kesulitan. Akhirnya saya dibantu bidan dan juga Pak Kades mengurus BPJS Kesehatan saya,” terang Abu.

Ia ternyata dibantu untuk mengalihkan status kepesertaannya dari peserta JKN mandiri ke segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh pemerintah daerah setempat. Kades Tanjung Air Hitam mengetahui informasi bahwa Kabupaten Pelalawan kini telah berstatus Universal Health Coverage (UHC) bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-23 pada 12 Oktober 2022 yang lalu.

Bupati Pelalawan, Zukri telah mengalokasikan anggaran kesehatan bagi kelompok peserta PBI APBD sehingga bagi masyarakat tidak mampu yang sakit dapat langsung berobat dengan cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP) masing-masing.

Tak hanya itu, dengan tercapainya UHC, masyarakat pun dapat langsung didaftarkan atau dialihkan status kepesertaannya sebagai peserta PBI APBD tanpa harus menunggu waktu lama untuk segera aktif sebagai peserta JKN.

“Perawat dan dokter pun cocok, sesuai dengan kebutuhan kami. Saat butuh, perawatnya cepat datang. Dokter pun tiap hari mengunjungi Sri, mengecek kondisi Sri dengan sungguh-sungguh. Saya merasakan pelayanan yang baik terhadap Sri, tidak dibeda-bedakan dengan pasien yang lain,” lanjut Abu.

Jujur saya sempat takut terbayang saat dulu berobat tanpa jaminan kesehatan. Sri dulu dilahirkan dengan proses caesar tahun 2012 di rumah sakit yang sama dan menghabiskan delapan juta rupiah lebih.

“Makanya, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, bidang, dan Pak Kades yang telah membantu peralihan kepesertaan kami. Selamat dan sukses kami ucapkan buat Pak Bupati Pelalawan yang besok akan menerima penghargaan UHC Award 2023 dari Wakil Presiden RI,” ungkap Abu. (Liaz)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer