Pekanbaru (Nadariau.com) – Pertama kali terjadi seorang pria bernama Daniel Saputra (27) asal Tembilahan, Kabupaten Inhil, bersyahadat di Masjid Almizan yang berada di Komplek Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, usai salat Jumat (13/01/2023).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Dr Supardi menjadi saksi seorang muallaf dalam membacakan kalimat syahadat yang di dipimpin oleh Dr KH Hasyim.
Sebelum mengikrarkan syahadat, Ketua PWNU Provinsi Riau T. Rusli Ahmad yang juga menjadi saksi menanyakan alasan pria tersebut masuk Islam.
“Ketika saya mendengar ayat suci Alquran membuat hati saya tersentuh dan saya ingin mendalami ajaran Islam,” ujar Daniel kepada para saksi.
Selanjutnya Daniel mengaku masuk Islam karena nilai-nilai dan ajaran Islam menurut dia sangat masuk di akal dan mudah diterima.
“Dari dulu memang sudah belajar tentang Islam, saya pelajari dan membuat saya tertarik untuk masuk Islam dan belajar tentangnya,” kata Daniel.
Usai Rusli Ahmad menanyakan hal tersebut, kemudian Ustad KH Hasyim menuntun Daniel Saputra mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai syarat untuk menjadi seorang Muslim dengan disaksikan langsung oleh Kajati Riau, Dr Supardi serta disaksikan oleh Ketua PWNU Riau, KH T.Rusli Ahmad dan turut dihadiri oleh beberapa pejabat utama Kejati Riau.
Ustad KH Hasyim mengatakan bahwa usai mengikrarkan syahadat para mualaf tidak serta merta dibiarkan begitu saja.
“Para mualaf kita bimbing dengan program belajar tahap awal yaitu baca tulis al-quran, fiqih ibadah dan nanti dilanjutkan dengan tauhid,” katanya.
Sementara, Ketua PWNU Riau, H.T Rusli Ahmad kepada wartawan mengatakan rasa syukurnya dan juga terimakasih kepada Dr KH Hasyim dalam menuntun Daniel Saputra menjadi seorang mualaf.
“Semoga Daniel Saputra juga selalu di berikan kesehatan, murah rezekinya dan rajin dalam beribadah sesuai dengan kaidah agama yang telah dipercayainya sekarang,” kata Rusli Akhmad.
Selain itu, tambah Rusli Ahmad, dirinya juga mengucapkan banyak terimakasi kepada Kajati Riau, Dr Supardi telah bersedia menjadi saksi seorang muallaf di Masjid Almizan.
“Saya mengucapkan terimakasi kepada Kajati Riau telah bersedia menjadi saksi seorang muallaf dalam mengucapkan syahadat, hal ini juga menjadi salah satu alasan kenapa kita memilih Mesjid Almizan sebagai tempat bersyahadat, karna kita berharap berkah dari DR Supardi sebagai seorang Kiyai,” katanya.
Sementara itu, Kajati Riau, Dr Supardi kepada wartawan mengakatan, hal ini pertama kali terjadi di Masiid Almizan sejak diresmikan beberapa waktu lalu.
“Hal ini pertama kali terjadi di Masjid Kita, selain itu kita juga memberikan bantuan alat sholat kepada Daniel semoga bermanfaat dan berkah bagi kita semua,” kata Kajati Riau.
Kajati Riau juga mendoakan semoga Daniel jadi muslim yang taat.
“Jadilah muslim yang tekun menjalankan ibadah untuk kehidupan yang lebih baik,” pesan Kajati.(sony)


