Pekanbaru (Nadariau.com) – Komisi I DPRD Riau mengumpulkan seluruh pegawai honorer di lingkup Sekretariat DPRD Riau didalam satu ruangan, yakni di Ruangan Komisi I. Tujuan pengumpulan pegawai ini yaitu untuk diperiksa kebenaran keberadaan pegawai tersebut di sana.
Ketua Komisi I DPRD Riau Edy Mohd Yatim mengatakan, seluruh pegawai honerer memiliki anggaran setiap tahun melalui APBD Riau. Untuk itu, kebenaran seluruh pegawai harus ada dan tidak boleh fiktif.
“Sekarang kan sudah akhir tahun. Dan kita akan memulai kegiatan anggaran baru di tahun 2023. Untuk itu kita akan melakukan pengecekan setiap bidang, termasuk kebenaran jumlah dan fisik orangnya untuk pegawai honorer,” kata Edy Yatim, Senin (12/12/2023).
Menurut Edy Yatim, dengan diketahui data jumlah pegawai honorer, nanti bisa di manfaatkan untuk memperkuat bidang yang lemah. Sehingga kinerja di Kantor DPRD Riau bisa meningkat.
Selain itu, Edy Yatim meminta untuk ditingkatkan kedisiplinan kerja. Mulai jam masuk sampai jam pulang. Supaya tidak mengganggu pelayanan di rumah rakyat tersebut.
“Nanti kita akan atur untuk memperkuat tenaga kerja di setiap bidang. Sehingga kinerja dan pelayanan di DPRD Riau bisa lebih bagus dari sebelumnya.
Kabag Umum Sekretariat DPRD Riau T Ikhsan menjelaskan, jumlah pegawai honorer di lingkup Sekretariat DPRD Riau berjumlah 162 orang. Sebanyak 132 orang sudah diusulkan menjadi pegawai P3K.
Pegawai yang diusulkan P3K yaitu pegawai honor yang sudah memenuhi persyaratan. Seperti jumlah tahun bekerja dan persyaratan lainnya.
“Sebanyak 162 pegawai itu ada orangnya dan bekerja setiap hari. Jadi tidak ada yang fiktif. Kedepan, kita akan atur lagi penyusunan penempatan pegawai, supaya bisa memperkuat kinerja disetiap bidang,” kata T Ikhsan. (alin)


