Pekanbaru (Nadariau.com) – Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi, menurunkan 723 Personelnya untuk mengamankan aksi unjuk rasa (UNRAS) tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor DPRD Provinsi Riau, jalan Sudirman, Pekanbaru, Selasa (06/09/2022) siang.

723 Personel tersebut terdiri dari 371 Personel Polresta Pekanbaru, 252 Personil Polda Riau, serta 100 Personel Sat Pol PP Provinsi Riau.

Saat memimpin Apel persiapan, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi, dalam amanatnya mengatakan kepada seluruh personel yang melakukan pengamanan untuk melakukan tugas secara humanis sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku.
“Hindari sikap arogansi, berikan pelayanan yang terbaik dengan melakukan pendekatan secara humanis kepada peserta aksi unjuk rasa, Kedepankan sikap profesional agar terhindar dari provokasi,” kata Kombes Pol Pria Budi.

Seperti diketahui dalam pengamanan kali ini, Pihak kepolisian mengamankan sedikitnya 2.000 masa aksi yang tergabung dari Partai buruh Provinsi Riau.
Aksi yang dikomandoi oleh Hamdani, selaku Presiden Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kelapa sawit (FSP2K) tersebut, menuntut beberapa hal terkait kebijakan pemerintah.
Diantaranya, memprotes kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi maupun non subsidi, menolak omnibuslaw, menuntut kenaikan upah minimum kota dan kabupaten sebesar 13 persen. Kemudian Laksanakan Reformasi Agraria dan wujudkan Kedaulatan pangan serta yang terakhir Stop Kriminalisasi Petani.

Aksi unjuk rasa tersebut selesai pada pukul 17.10 wib, dimana pengamanan yang dilakukan petugas selama aksi unjuk rasa tersebut berlangsung dalam keadaan aman terkendali.(sony)


