Pekanbaru (Nadariau.com) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik Kamsol sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kampar dan Muflihun sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (23/5/2022).
Pelantikan kedua Pj kepala daerah di Provinsi Riau ini berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.14-122 tahun 2022 menetapkan Kamsol sebagai Pj Bupati Kampar. Selanjutnya berdasarkan SK Mendagri nomor 131.14-123 tahun 2022 yang menetapkan Muflihun sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru.
Usai pelantikan dilakukan Gubri, kedua Pj kepala daerah di Provinsi Riau juga dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas. Penyerahan memori jabatan oleh pejabat yang lama kepada Pj serta penyerahan SK TP PKK oleh Ketua TP PKK Riau, Misnarni Syamsuar. Gubri mengucapkan selamat atas dilantiknya dua penjabat tersebut. Ia percaya penjabat baru dilantik ini dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan amanah yang telah diberikan.
Orang nomor satu di Riau ini menyampaikan, penunjukan pejabat kedua wilayah tersebut adalah upaya agar jangan terjadi kekosongan kepemimpinan dan stagnasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar sampai dengan dilantiknya wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati hasil Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.
“Selamat atas dilantiknya dua penjabat baru, yaitu Kabupaten Kampar dan Wali Kota Pekanbaru. Saya percaya penjabat baru dilantik ini dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan amanah yang telah diberikan,” tuturnya.
Usai dilantik, Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun berjanji siap untuk menjalankan amanah tersebut dengan baik. Dia akan langsung tancap gas menyelesaikan permasalahan Kota Pekanbaru yanh menjadi Perkerjaan Rumah (PR)nya sebagi Pj Wali Kota Pekanbaru. Diantaraya adalah permasalahan banjir, pengelolaan sampah dan permaslahan air bersih.
“PR kita seperti masalah banjir, jalan rusak dan banyak lagi. Kita coba benahi satu persatu. Kemudian persoalan jalan rusak akibat galian IPAL yang tersebar disejumlah kecamatan,” kata Muflihun yang akrab disapa Uun ini.
Menurutnya, perbaikan permasalahan yang ada di Kota Pekanbaru cukup berat. Ia menyadari ada banyak PR yang langsung disampaikan Gubernur Riau. Muflihun mengaku bakal melakukan pembenahan secara internal lebih dulu. Ia menyebut hal itu sebagai prioritas untuk membenahi perangkat daerah kota.
Dirinya mengaku bakal melakukan konsolidasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Ia juga kordinasi dengan DPRD Kota Pekanbaru. Tahap awal ia akan melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat. Ia juga kordinasi untuk konsolidasi internal pemerintah kota.
“Kita juga kordinasi internal di Pemko yakni dengan pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, camat dan lurah,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kampar, Kamsol. Dia juga akan tancap gas menuntas pekerja rumah (PR) yang menjadi tugas prioritas Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar. Poin-poin penting yang disampaikan Gubernur itu menjadi prioritasnya. Baik prioritas jangka pendek, maupun jangka panjang
Lanjut Kamsol, pihaknya akan memasukan kegiatan yang perlu pembahasan bersama Legeslatif Kampar. Kemudian, persoalan yang mendasar dari dampak COVID-19 dua tahun terakhir, bagaimana memulihkan ekonomi masyarakat, menurunkan angka kemiskinan, dan pencegahan stunting.Itu menjadi prioritas utama, yang disarankan pak Gubernur,” terangnya.
Selain itu, Kamsol juga akan memperkuat hubungan antara Legeslatif dan Eksekutif dalam merumuskan itu semua tugas prioritas, sehingga kedepan APBD kedepan betul-betul bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat, serta mencapai target-target dan indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Jadi dasarkan kita dalam menjalankan pembangunan dua tahun ke depan, ada namanya rencana kerja pemerintah yang merupakan pengganti RPJM itu sendiri, dan itu merupakan pedoman untuk melaksanakan tugas-tugas dalam penyusunan anggaran. Apalagi kita akan memasuki RKPD, tentu kita akan bekerja cepat menuntaskan APBD perubahan Kampar,” terangnya.
Selain prioritas yang disampaikan Gubernur yang akan menjadi bahan pihaknya untuk merumuskan kebijakan-kebijakan, sebut Kamsol, tugas prioritas lainnya yang akan dipersiapkannya yakni mensukseskan Pilkada serentak.
“Kemudian tahun depan kita juga akan mempersiapkan Pemilu, Pilpres, Pilkada serentak baik Pilgub, Pilbup dan Pileg. Itu merupakan prioritas ke depan, selain prioritas yang disampaikan pak Gubernur. Untuk mensukseskan itu semua tergantung kesiapan, kemampuan pendataan penduduk DPT yang menjadi prioritas-prioritas yang harus disiapkan,” tukasnya.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Gubernur (Wagubri), Edy Natar Nasution beserta istri, Forkopimda Riau, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Riau, Mantan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, serta tamu undangan lainnya. (Galeri)










