Pekanbaru (Nadariau.com) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan rasa terimakasihnya kepada TNI khususnya Pangdam I Bukit Barisan, jajaran Korem 031 Wira Bima serta Kodim di Riau sebagai aparat keamanan yang telah menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.
“Terciptanya kondisi wilayah di Provinsi Riau yang aman dan kondusif karena hadirnya TNI di tengah masyarakat. Kami tentunya sangat senang sekali atas kunjungan Bapak beserta ibu dan beserta rombongan melihat kondisi Riau,” ujar Gubri saat memberikan sambutan saat Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam Forkopimda Riau dengan Pangdam I/BB di Gedung Daerah Balai Serindit, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (23/5/2022).

Selain itu, Gubri melalui penyampaiannya menjelaskan mengenai penanganan masalah Covid-19 di Provinsi Riau. Untuk kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau lanjut Gubri, sudah jauh menurun dan per tanggal hari ini Senin (23/5/2022) hanya 4 orang dirawat di Rumah Sakit dengan gejala ringan. “Pada saat ini memang khususnya covid-19 sudah jauh menurun,” ungkapnya.
Selanjutnya, Syamsuar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau bersama Forkopimda Riau telah menetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Mantan Bupati Siak ini juga menyampaikan kondisi kemudahan berusaha dan perkembangan investasi yang cukup besar di Riau hingga menduduki ranking 5 secara nasional.
Oleh karena itu, ia berharap kondisi aman dan kondusif tersebut tetap dipertahankan untuk menarik minat investor untuk berinvestasi di Riau. Karena kemajuan daerah ini kalau tidak didukung oleh swasta juga tentunya akan mengalami kelambatan.
Lebih lanjut, Gubri mengingatkan pentingnya membangun sinergitas Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di semua lini. Sebagai contoh, Pemerintah Provinsi Riau bersama dengan Korem 031/WB melakukan kerjasama dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan. Mudah-mudahan kita harapkan dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan sekaligus juga untuk meningkatkan produksi pangan yang ada di Riau.
Menurutnya, sinergitas ini penting untuk terus dijaga dan diperkuat di Riau. Sehingga suasana kondusif, aman, damai dan terkendali dapat tercapai. Harapannya pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan penurunan pengangguran juga dapat tercapai.
“Kami bersama Forkopimda Riau, bupati/walikota juga terus melakukan komunikasi dan rapat terkait persoalan harga Tandan Buah Segar (TBS) di Riau. Itu dilakukan untuk menjamin harga TBS sawit dibeli dengan harga yang wajar,” ujar Syamsuar.
Sementara, Panglima Kodam I Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin didampingi Ketua Persit KCK Ny. A. Mardiah Chardin dalam kunjungan kerja ke Provinsi Riau menyampaikan, bahwa kerjasama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan untuk pembangunan di daerah.
“Adanya satuan kewilayahan itu dengan tegas untuk mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah,” tegas Pangdam I Bukit Barisan.
Pangdam Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin merasa bangga bisa hadir ditengah-tengah Forkopimda Riau dan mengajak kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga kondisi aman dan kondusif selaku aparat teritorial.
Pangdam I/BB juga meminta jajaran untuk meningkatkan kinerja dan berkontribusi positif kepada pemerintah daerah guna mensejahterakan masyarakat.
“Keberadaan komando kewilayahan adalah mensinkronkan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan pendekatan kesejahteraan, kami mensinkronkan dengan pendekatan pertahanan dan keamanan tentunya dengan rekan kami Polda,” pesan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin.
“Ini harus bersinergi dan saya sampaikan berulang-ulang Pak Gubernur, tidak ada alasan dari kita, tidak ada alasan pembenar, saya, Danrem, Dandim itu tidak sinkron dengan pemerintah daerah,” tambahnya.
Pangdam I/BB juga menyampaikan bahwa sesuai instruksi untuk jajaran di wilayah Provinsi Riau agar ikut membantu bidang Pertanian dan UMKM di wilayah jajaran masing-masing sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran TNI di daerah.
“Kita di instruksikan untuk mengkonsumsi yang ada diwilayah. Dengan begitu pertanian ataupun UMKM dan lainnya yang ada di wilayah masing-masing di daerah sekitar satuan TNI ini dapat ikut merasakan,” harapnya.
Diakhir amanatnya, Pangdam I/BB menyampaikan jika tidak ada aral melintang akan melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Riau untuk melihat langsung Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kabupaten Bengkalis dan mengunjungi beberapa satuan kewilayahan di daerah. (Advetorial)


