Sabtu, Maret 7, 2026
BerandaHeadlineGolkar Tak Kunjung Tunjuk PAW Andi Putra Hamdan Syakirin: Hampir 2 Tahun...

Golkar Tak Kunjung Tunjuk PAW Andi Putra Hamdan Syakirin: Hampir 2 Tahun Golkar Telantarkan Suara 3000 Masyarakat Dapil 1

KUANSING(NadaRiau.com)– Direktur Eksekutif Progressive Democracy Watc Wilayah Kuansing Hamdan Syakirin menilai, hampir dua tahun sudah Partai Golkar telantarkan 3000 suara masyarakat di dapil 1 Kabupaten Kuantan Singingi. Hal ini dikarenakan ada 1 kursi dari partai Golkar yang belum menunjuk Pergantian Antar Watu (PAW), pasca mencalonnya Andi Putra menjadi Bupati Kuansing.

Untuk itu Hamdan menyayangkan lambannya penunjukan PAW oleh partai Golkar tersebut. Dari jumlah anggota DPRD Kuansing yang seharusnya 35 orang sekarang hanya berjumlah 34 orang.

“Terlepas siapa yang akan menjadi PAW dari partai Golkar, itu kita serahkan kepada Golkar, kan aturannya sudah jelas dalam Peraturan KPU no 6 thn 2017. Secara aturan memang ini urusan rumah tangga Golkar, tapi kalau publik selalu dibatasi dengan statment statment seperti ini, demokrasi juga jadi tidak baik.
Ini permasalahan partai tapi berdampak kepada masyarakat. Satu kursi anggota dewan di dapil 1 itu 3000 suara, artinya ada 3000 suara masyarakat yang sedang ditelantarkan oleh golkar,” ungkapnya

Magister Kebijakan Publik ini menambahkan dengan jumlah anggota DPRD kuansing yang seharusnya 35 orang saja rasanya kurang untuk mewakili 334 Ribu penduduk Kuansing, apalagi sekarang hanya 34 orang

“Kita berharap abang abang kita di sana bersikap dewasa dalam hal ini, jangan sampai permasalahan di partai berimbas kepada hak masyarakat yang telah menitipkan suaranya ke golkar,” tegasnya

Terakhir mantan ketua Formiskusi ini menambahkan agar Partai golkar segera menyelesaikan masalah PAW anggota di partainya tersebut untuk menggantikan Andi putra tersebut.

“Kita berharap golkar segera menyelesaikan kemelut di internalnya, jangan korbankan Kepercayaan Masyarakat dengan permasalahan internal Golkar,”tutupnya (DONI)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer