Minggu, Maret 29, 2026
BerandaHeadlineBendera Merah Putih Dikibarkan Kommapala Didalam Gua Cipang Kiri Hulu Rohul

Bendera Merah Putih Dikibarkan Kommapala Didalam Gua Cipang Kiri Hulu Rohul

Pekanbaru (Nadariau.com) – Bendera Merah Putih berhasil dikibarkan didalam perut bumi atau goa di kawasan Kars Cipang Kiri Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau

Sang merah putih ini dikibarkan oleh Komando Mahasiswa Pecinta Alam (Kommapala) Winnetou Fakultas Teknik Universitas Riau (Unri), dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-76 yang jatuh pada 17 Agustus 2021.

Kegiatan ekspedisi pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan KOM-WIN Unri ini digelar selama beberapa hari, 14 s/d 17 Agustus, dan merupakan rangkaian Ekspedisi Gua Riau (EGR) KOM-WIN.

Tim ekspedisi terdiri dari delapan orang, beranggotakan Dani NPW.172/KOM-WIN/’19 sebagai ketua pelaksana, Deva NPW.168/KOM-WIN/’19 sebagai ketua Kommapala Winnetou, Jekno NPW.146/KOM-WIN/’14 sebagai Pembina upacara.

Kemudian Rilo NPW.175/KOM-WIN/’19 sebagai tim pengibar bendera, Jamoy NPW.163/KOM-WIN/’17 sebagai tim pengibar bendera, Abby NPW.177/KOM-WIN/’19 sebagai tim pengibar bendera, We NPW.161/KOM-WIN/’17 sebagai dirigen, dan Adi NPW.148/KOM-WIN/’15.

Gua yang dituju yaitu Gua Teluk Embun yang terletak di Dusun Lubuk Ulek Desa Cipang Kiri Hulu. Jarak tempuh dari pemukiman ke lokasi memakan waktu dua jam, dengan berjalan kaki.

Sesampainya di mulut Gua Teluk Embun, tim berdoa sejenak dan langsung mengeksplore gua tersebut.

Gua ini sangat luas dan indah, terdapat chamber (ruangan) yang besar, dan ornamen-ornamennya yang menakjubkan seperti tirai (pilar) gua, flowstone, gourdam, slatagtit, dan cave pearl yang memanjakan mata.

Di dalam gua juga terdapat walet dan kelelawar serta sungai yang di dalamnya terdapat lele akar. “Tidak sia-sia, terbayar perjuangan kita dengan melihat ciptaan Tuhan yang begitu memanjakan mata ini,” ujar tim pengibar bendera.

Ketua Pelaksana EGR Edisi HUT ke-76 RI, Dani NPW.172/KOM-WIN/’19 berharap mendapatkan dukungan dari seluruh pihak sebagai bentuk pelestarian tempat wisata yang ada di Provinsi Riau. khususnya di Kabupaten Rokan Hulu.

“Dengan kegiatan ini, kita bisa tahu bahwa ada kekayaan tersembunyi yang sangat indah milik Riau,” ujar Dani.

Perjalanan dari Pekanbaru menuju ke desa memakan waktu tujuh sampai delapan jam, dengan menggunakan sepeda motor.

Begitu tiba di desa, tim berjumpa pemuda dan kepala desa untuk perizinan, dan langsung menuju titik camp, yaitu di depan mulut Gua Kelambu Kuning.

Siang hari setelah selesai mendirikan camp, tim membagi tugas: untuk yang tinggal dicamp dan yang ke Gua Teluk Embun.

Tim EGR berharap, penelusuran Gua tidak berhenti sampai saat ini.

‘’Semoga ada kesempatan main ataupun berkunjung lagi ke desa yang begitu ramah penduduknya, dan begitu kaya alamnya,’’ pungkas Dani. (siberindo/tra)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer