Rabu, Maret 4, 2026
BerandaHeadlineNovri: Mengaku Pendaftaran BPJS Kesehatan Mudah Sehingga Bisa Bantu Proses Melahirkan

Novri: Mengaku Pendaftaran BPJS Kesehatan Mudah Sehingga Bisa Bantu Proses Melahirkan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Novri (32) sudah tak ragu lagi dengan manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini.

Ia mengisahkan proses kelahiran anak pertamanya pada Maret 2019 silam. Kepada tim Jamkesnews, Novri mengatakan bahkan ia baru saja selesai mengurus kartu keluarga (KK) hingga kartu tanda penduduk (KTP) yang baru pada akhir 2018.

Sekitar bulan Nopember tahun 2018-lah. Baru selesai gabung KK dengan istri dan KTP, abang langsung mengurus BPJS (Kesehatan – red) mandiri Kelas I untuk abang dan istri ke kantor BPJS (Kesehatan – red). Alhamdulillah lancar-lancar saja proses pendaftarannya, tidak ribet seperti yang dikeluhkan.

“Daftar BPJS (Kesehatan – red) juga buat jaga-jaga sih, karena menurut dokter kemungkinan kelahiran istri di Maret. Dan memang iya. Dengan kondisi bayi yang gede, hampir 4 kilogram, sudah diinduksi juga bahkan, akhirnya dokter memutuskan untuk dilakukan caesar. Setelah anak lahir pun saat itu langsung abang daftarkan,” ujar Novri.

Novri menambahkan, ia hanya beli pampers dan perban saja waktu itu. Itu juga memang karena kebutuhan saja. Namun segala proses persalinan hingga kamar, ia mengaku tidak diminta biaya apapun.

“Padahal kalau dipikir-pikir, abang dan istri baru saja mulai membayar iuran di Januari 2019. Pelayanan di rumah sakit juga sudah baik,” lanjut Novri.

Kejadian lainnya saat orang tua Novri terkena serangan jantung secara tiba-tiba sekitar akhir tahun 2014. Orang tuanya saat itu langsung dibawa ke ICU. Oleh pihak rumah sakit Novri ditawari untuk menggunakan JKN-KIS karena saat itu Novri dan keluarga belum terdaftar sebagai peserta.

“Waktu itu, daftar kan bisa langsung aktif, ya. Jadi, segala perawatan papa sudah langsung menggunakan BPJS (Kesehatan – red). Terasa betul bagi abang fungsi BPJS (Kesehatan – red) ini bagi keluarga,” terang Novri yang tinggal di Lintas Timur-Kulim, Pekanbaru ini.

Hingga kini, Novri sekeluarga selalu rutin membayar iuran. Memang karena penyesuaian iuran di tahun 2020 lalu, Novri memilih turun kelas, tapi tetap memilih menjadi peserta aktif karena Novri paham betul kondisi sakit bisa datang kapan saja. (ind)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer