Jumat, Maret 13, 2026
BerandaHeadlineAnggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan Manfaat Sinergi Ekosistem BUMN di Pelalawan

Anggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan Manfaat Sinergi Ekosistem BUMN di Pelalawan

Pelalawan (Nadariau.com) – Ir HM Idris Laena MH Anggota Komisi VI DPR RI melakukan sosialisasi manfaat dan tujuan atas pembentukan sinergi ekosistem perusahaan BUMN, bidang Ultra Mikro kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Sosialisasi tersebut dilakukan oleh Idris Laina, pada saat kunjungan kerja ke daerah pemilihannya. Kegiatan sosialiasasi ini dilakukan secara fisik, dengan tetap memperhatikan Protocol Kesehatan Pemerintah (3M).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan para pelaku UMKM di Hotel Grand Pangkalan Kerinci, pelalawan.

Idris Laena mengatakan, untuk memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM, termasuk pedagang tradisional dan pemerintah daerah, mendapat dukungan dari DPR RI bersama BUMN sector Ultra Mikro (UMi) dan UMKM.

Program ini akan membentuk suatu ekosistem finansial untuk jutaan pelaku UMKM di Indonesia.

Langkah tersebut melalui sinergi ekosistem sector UMi dari tiga perusahaan BUMN. Yakni PT BRI (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM). Sinergi ekosistem ini ditargetkan terbentuk pada semester 2 tahun ini.

“Kami mendukung program ini untuk meningkatkan jangkauan layanan kepada pelaku usaha kecil, termasuk pedagang pasar. Diharapkan program ini dapat meningkatkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat pra sejahtera,“ kata Idris Laena, Kamis (17/6/2021).

Puluhan pelaku UMKM dan pedagang tradisional yang mengikuti acara sosialisasi secara offline ini merupakan para nasabah dan pelaku UMKM binaan IPEMI (Ikatan pengusaha Muslimah Indonesia) dan Nasabah bank BRI.

Menurut Idris Laena, dari jumlah 57 juta pengusaha ultra mikro di Indonesia, baru 20 persen diantaranya yang mendapatkan layanan dari institusi keuangan formal. Padahal 80 persen segmentasi ekosistem ultra mikro didominasi oleh petani, pedagang tradisional, pemilik toko dan pekerja lepas.

Disatu sisi, pelaku UMi dan UMKM ini merupakan tulang punggung dan kunci pemulihan ekonomi nasional. Sehingga harus diselamatkan dari tekanan dampak Covid 19.

Harapannya pelaku usaha ultra mikro dapat bangkit, berkembang serta naik kelas.

“Sinergi ini mengkolaborasikan kekuatan dan mensinergikan keahlian dalam satu rumah besar. Agar bisa membantu sebanyak banyaknya pelaku usaha kecil, supaya mereka segera bangkit. Karena merekalah tulang punggung dan kunci pemulihan ekonomi nasional,” harap Idris Laena.

Beliau menegaskan, jiwa dan semangat dalam sinergi ekosistem sector ultra mikro ini adalah gotong royong dan tolong menolong. Manfaat positif dari sinergi BUMN ultra mikro ini, tentunya akan dirasakan para pelaku usaha ultra mikro. Karena mereka berpeluang besar mendapat pembiayaan berbunga rendah di masa depan.

Penurunan suku bunga pinjaman bisa terjadi. Karena sinergi BRI, PNM dan pegadaian akan menurunkan beban dana (Cost of fund) dari ketiga perusahaan.

“Sinergi ini ingin memastikan terdapatnya bunga pinjaman yang lebih rendah bagi nasabah. Hal ini sangat penting, karena kita ketahui banyak pelaku usaha dan masyarakat kita yang masih mendapatkan pendanaan rentenir dan pinjaman online illegal alias bodong. Kami berharap ekosistem ultra mikro bisa jadi solusinya,” ungkap Idris Laena.

Tak hanya itu, sinergi ekosistem ultra mikro yang melibatkan BRI, PNM dan pegadaian juga diyakini dapat menciptakan pilihan produk keuangan yang lebih variatif bagi pelaku usaha mikro secara jangka panjang. Integrase ini akan menjadi rumah besar pelaku UMi – UMKM Indonesia.

“Dimana mereka bisa berlindung, memperoleh bimbingan, berkembang dengan sustainable dan naik kelas,” tutup Idris Laena. (liaz)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer