Pekanbaru (Nadariau.com) – Ditreskrimum Polda Riau kembali menangkap pelaku peneror kepala anjing terhadap rumah pejabat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan.
Pelaku tersebut yaitu Tengku Said Bulian (Bobi). Pelaku menyusul tiga rekannya yang terlebih dahulu berhasil dibekuk kepolisian daerah Riau pada Maret lalu.
Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Teddy Ristiawan membenarkan adanya penangkapan terhadap TSB tersebut. Dimana sebelumnya TSB telah masuk dalam daftar pencarian orang.
“Pelaku kita tangkap di sekitar rumah keluarganya di Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kuras, Pelalawan. Sebelumnya dilakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polres setempat,” ujarnya, Sabtu (22/05/21).
Dengan tertangkapnya Bobi, maka saat ini pihaknya hanya tinggal mengejar otak dari aksi teror yang juga menimpa Sekretaris LAM Riau Nasir Penyalai. Ia adalah J yang masih dalam buruan petugas. “(Otak pelaku) belum ditangkap,” katanya.
Sebagai pengingat, teror ini dilatar belakangi lantaran para pelaku tidak senang dengan hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) LAM (Lembaga Adat Melayau) Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu di Hotel Furaya. Dimana Humas Kejati Riau, Muspidauan terpilih menjadi Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru.
“Kasus ini dilatarbelakangi Musawarah Daerah LAM Pekanbaru, dimana dalam musyawarah tersebut ada pergantian kepemimpinan. Dimana yang terpilih menjadi Ketua Hariannya adalah Pak Muspidauan dari musyawarah daerah luar biasa tersebut,” ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy, beberapa waktu lalu.
Selain tidak senang dengan terpilihnya Muspidauan sebagai Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru, ternyata oknum yang melakukan teror itu juga ingin menguasai fasilitas yang ada di LAM Kota Pekanbaru.
“Tujuannya adalah supaya mereka bisa tetap eksis di property yang dimiliki LAM Kota Pekanbaru,” tandasnya. (rtc/nto)


