Meranti (Nadariau.com) – Bupati Kepulauan Meranti H Muhamad Adil bersama Wakil Bupati AKBP Purna H Asmar meminta tunjuk ajar kepada pemangku adat para datuk dan datin di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Meranti. Supaya bisa memimpin bumi melayu dengan baik.
“Tentunya kami ucapkan terimakasih kepada Ketua LAM Riau dan pengurus Lembaga Adat di Kepulauan Meranti dalam menjelis amanah kepada kami dalam memimpin Kepulauan Meranti yang baru saja di lantik oleh Gubenur Riau beberapa waktu lalu,” kata Adil saat menghadiri helat di KAMR Meranti.
Adil berharap, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kepulauan Meranti Riau, juga akan melestarikan kearifan lokal dan Pemerintah akan membantu dan kita wajibkan ada perda LAM, dasar hukum lebih kuat. Serta keikhlasan memakai baju melayu dan perda di wajibkan kepada seluruh aparatur sipil negara memakainya setiap hari jumat.
“Saya mengajak Lembaga Adat adanya setiap tamu yang baru bertugas di Kepulauan Meranti wajib di tepung tawar di Lembaga Adat Meranti,dan budaya ini harus wajib di lakukan misalnya Kapolres baru dan Kajari pejabat yang baru di Daerah kita,” tegas Adil.
Sementara itu, Ketua Majelis Kerapatan Adat H.Ridwan Hasan menyampaikan bahwa dalam memimpin, kita harus menyampaikan amanah jangan sampai lalai dan lengah supaya niat baik dapat terkabul atau hajat pun sampai.
“Tepung tawar adalah rasa syukur kita Kepada Allah SWT saat ada uji cobaan tepung tawar sebagai hajatan di beri dan menerima mendapat rahmat,” ucap Ridwan Hasan.
Ia berharap, dalam menjalankan visi dan misi Bupati Kepulauan Meranti harus menerapkan nilai melayu di Kota berjuluk sagu tersebut, dan harus di tingkatkan di tengah- tengah masyarakat dan di dukung penuh pemerintah Kepulauan Meranti. (bom)


