Pekanbaru (Nadariau.com) – Dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sekaligus sebagai bentuk apresiasi BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), BPJS Kesehatan melalui Kantor Cabang Pekanbaru memberikan penghargaan kepada RS Jiwa Tampan Provinsi Riau, RS Awal Bros Pekanbaru, RS Awal Bros Panam, dan RS Amalia Medika atas komitmennya memberikan pelayanan terbaik kepada Peserta JKN-KIS. Tak ketinggalan untuk kategori FKTP, ada Puskesmas Kampar, Klinik Pratama Salsa, Dokter Praktik Perorangan (DPP) dr. Susila Wati Rahayu, dan DPP Gigi drg. Dewi Maya Rianti.
Dikatakan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Nora Duita Manurung, penghargaan ini diberikan karena telah memenuhi beberapa kriteria penilaian. Untuk FKRTL ada profiling rumah sakit, evaluasi pelaksanaan perjanjian kerja sama, dan pencapaian komitmen mutu pelayanan, serta untuk FKTP ada penerapan protokol kesehatan, kinerja, hingga mutu FKTP.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada rumah sakit atas komitmennya memberikan pelayanan yang optimal khususnya kepada Peserta JKN-KIS. Penilaiannya sendiri memang komprehensif menyangkut sarana penunjang seperti sumber daya manusianya hingga layanan telemedicine,” ujar Nora pada Pertemuan Nasional (Pernas) Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan, Kamis (15/10/2020).
Lebih lanjut Nora menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan dalam kaitannya dengan komitmen pelayanan. Di Indonesia sendiri, Halodoc dan Alodokter naik hampir 100 persen di masa pandemi Covid-19 ini. FKTP dan FKRTL pun tidak mau ketinggalan untuk memanfaatkan dan mengembangkan berbagai layanan yang mampu meminimalisir kontak langsung sekaligus dapat meringkas waktu layanan.
Upaya yang telah dilakukan RS Awal Bros Pekanbaru, disampaikan langsung oleh Direktur RS Awal Bros Pekanbaru, dr. Jimmy Kurniawan. Ia menuturkan bahwa fokus pelayanan ada pada optimalisasi petugas informasi dan pengaduan peserta (PIPP), respond time, dan kelengkapan layanan-layanan spesialis.
“Keaktifan PIPP menjadi pantauan sehingga PIPP dapat secara langsung kontak dengan direktur dalam hal penanganan pengaduan. Kita juga menerapkan sistem appointment (janji temu) yang menyesuaikan dengan jam praktik dokter. Apalagi di masa pandemi ini. Dengan sistem appointment ini, waktu pasien tidak terbuang dan kita bisa menegakkan physical distancing. Selain itu kita juga terus melengkapi layanan spesialis, salah satunya Center Jantung,” terangnya.
Direktur RS Awal Bros Panam, dr. Mutiara Arcan juga senada dengan dr. Jimmy. Disampaikan olehnya bahkan kini juga sudah tersedia Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM).
“Ketika pasien sudah dapat rujukan, pasien dapat langsung melakukan appointment dan setibanya di rumah sakit pasien langsung menuju APM dan tinggal menunggu antrean polinya,”
“Meski demikian, pemanfaatan sistem appointment ini masih belum mencapai 50 persen dari total kunjungan, sehingga harapannya ada support dari BPJS Kesehatan, mungkin melalui FKTP sehingga saat pasien mendapat rujukan, mereka dapat langsung memanfaatkan sistem ini,” ungkap dr. Mutia.
Baik dr. Jimmy maupun dr. Mutia mengimbau agar pasien dapat memanfaatkan sistem appointment ini di nomor 08117079009 untuk RS Awal Bros Pekanbaru dan nomor 082284229888 untuk RS Awal Bros Panam yang bisa diakses dengan bermacam cara seperti melalui SMS, WhatsApp, hingga scan barcode.
Terakhir, Nora mengingatkan untuk selalu menjaga 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) tak terkecuali bagi peserta yang berkunjung ke kantor. Apalagi peserta bisa memanfaatkan kanal pelayanan seperti aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan, Vika di Care Center 1500400, dan Chika di nomor 08118750400. Dan jika peserta menemukan kendala saat menggunakan layanan kanal tersebut, peserta bisa mengakses Pandawa melalui WhatsApp di nomor 085265536350. (ind)


