Kampar (Nadariau.com) – Meski tengah berada di masa wabah Corona Virus Disease atau yang biasa disebut Covid-19, BPJS Kesehatan Kampar bersama para pemangku kepentingan Kabupaten Kampar tetap semangat melaksanakan kegiatan Forum Kemitraan (Forkem) secara daring pada Kamis (16/04) kemarin.
Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan untuk melakukan tugas dan tanggung jawab, dalam menyelesaikan setiap permasalahan pada sisi pelayanan kesehatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri, menyampaikan apresiasinya atas sikap dan langkah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan terkait pelaksanaan Forkem ini. Menurutnya ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
“Terima kasih juga kepada seluruh pemangku kepentingan. Saya harapkan untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama dalam penanganan permasalahan pandemi yang sedang dihadapi. Karena ini menjadi perhatian kita semua pihak,” katanya.
“Semoga semua pemangku kepentingan selalu sehat agar tetap bisa memberikan pelayanan yang optimal bagi peserta dan Covid-19 ini segera berakhir,” harap Yusri.
Begitu juga yang disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kampar, Zumrotun. Menurutnya, terkhusus dimasa sekarang ini, pelayanan kesehatan harus tetap terjaga mutunya. Pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan pun harus tepat demi menjaga keberlangsungan operasional rumah sakit.
Mutu pelayanan yang semakin membaik diakui oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kampar, dokter Nur Aisyah. Ia juga tak lupa berpesan agar secara bersama-sama mengedukasi masyarakat. Pembatasan pelayanan yang dilakukan di fasilitas kesehatan juga merupakan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.
Apalagi di beberapa fasilitas kesehatan Kampar sudah ada fitur Konsultasi Dokter. Peserta tak perlu berkunjung dan bisa mengakses fitur tersebut melalui aplikasi Mobile JKN.
“Jika ada yang ingin mendaftar baru, melakukan perubahan data, bisa juga melalui Mobile JKN atau Care Center 1500400. Juga BPJS (Kesehatan – red) ada Chika namanya, layanan chat assistant JKN yang bisa diakses melalui Facebook Messenger, Whatsapp, atau Telegram,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kampar, Asti Putri Dewi Santri melanjutkan. (ind)


