Pekanbaru (Nadariau.com) – Potensi yang dimiliki para pelajar untuk menggapai prestasi bukan hanya dilihat dari sisi akademik, namun juga bisa dilihat dari sisi kreativitas yang berhubungan dengan seni.
Dalam rangkaian acara pekan raya biologi yang telah dimulai sejak Senin tanggal 27 Januari pukul 08.00 – 10.00, bertempat di gedung Serba Guna FKIP Universitas Riau, berbagai macam lomba diadakan oleh panitia pelaksana.
Mulai dari uji kompetisi tertulis pada hari Selasa sampai Rabu yang diikuti lebih dari 500 peserta dan dilaksanakan dalam 3 tahap.
Setelah itu diikuti dengan uji kompetisi laboratorium untuk menguji keterampilan laboratorium para siswa.
Keseruan juga dihadirkan melalui lomba cepat tepat yang berlangsung meriah dan diikuti 32 Smp dan 25 SMA serm Riau.
Uji wawasan tidak hanya berhenti dilomba itu saja, masih ada lomba karya tulis ilmiah yang diikuti 5 finalis telah lolos babak penyisihan sekolah yang lolos tersebut.
Antara lain SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau, MAN 1 Pekanbaru, MAN 2 Model Pekanbaru, SMAN Plus Provinsi Riau dan SMK Abdurrab Pekanbaru.
Selain itu juga diadakan lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diikuti oleh Universitas Bangka Belitung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Riau, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Musamus.
Para peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini disambut dengan antusiasme oleh para mahasiswa pendidikan biologi.
Selain lomba yang bersifat akademik terdapat juga lomba yang menguji kekreatifan para siswa. Antara lain bio expo school competition yang menguji kreativitas para siswa membuat pameran dengan tema yang telah ditentukan.
Dalam bio expo kali ini para peserta mempresentasikan teknologi tepat guna didepan para juri. Yaitu dosen-dosen pendidikan biologi.
Fotografi dengan tema best momen, melukis dan mading 3 dimensi yang dibuat dengan sangat apik oleh para peserta. Dengan diadakan lomba yang menguji kreativitas ini diharapkan para siswa bisa memahami bahwa biologi bukan hanya sekedar menghafal, tapi juga bisa diaplikasikan secara nyata.
Agar bisa lebih bermanfaat untuk memecahkan berbagai permasalahan terutama yang berkaitan dengan biologi. (Hana Miswara Safitri – Unri)


