Jumat, Maret 6, 2026
BerandaHeadlineGubernur Riau Bahas Investasi Pendidikan dan Pariwisata Dengan Dubes Malaysia

Gubernur Riau Bahas Investasi Pendidikan dan Pariwisata Dengan Dubes Malaysia

Pekanbaru (Nadariau.com) – Gubernur Riau Syamsuar membahas investasi dan bersilaturahmi dengan Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar.

Pertemuan yang digelar di Kantor Gubernur Riau ini, sejumlah persoalan dibahas, mulai dari ekonomi, investasi pariwisata, pendidikan termasuk soal Roro Dumai-Malaka.

Pertemuan yang juga dihadiri Konsul Malaysia Wan Nurshimah Wan Jusoh beserta rombongan ini berlangsung akrab. Dubes negeri jiran tersebut berharap, jalinan hubungan yang sudah terlaksana selama dapat lebih dikembangkan lagi di masa akan datang.

“Kami ini datang selain bersilaturahmi, juga ingin melihat perkembangan pesat yang berlaku di Pekanbaru. Dalam aspek ekonomi juga. Kemudian juga ingin melihat pekuang Inveatasi, perdagangan, pereionmian. Pariwisata serta pendidikan tinggi,” kata Dubes Malaysia, Jumat (25/10/19).

Peluang-peluang yang mungkin di dapat dicapai lebih banyak lagi mesti digalakan antar negara serumpun tersebut. Apalagi banyaknya kesamaan dalam pengembangan peluang usaha antara Malaysia dan Indonesia, khususnya Riau.

Karena itu, untuk mewujudkannya, Dubes Malaysia ingin ada tindaklanjut kedepannya.

“Jadi selepas ini kita akan susuli dengan instansi pejabat dibawah Gubernur, kita coba lebih spesipik kerja sama dimasa yang akan datang,” ujar Dubes Malaysia.

Gubri H Syamsuar terima Kunjungan Resmi Duta Besar Malaysia utk Indonesia, di Ruang Kerja Gubri Kantor Gubernur Riau.

Sementara Gubri menyatakan berbagai peraoalan dibahas baik investasi, pendidikan, pariwisata sudah berjalan baik selama ini. Harapan agar lebih baik lagi ke depan tentu juga bagian dari harapan Riau.

Dari aspek pendidikan, sedikitnya 200 mahasiswa Malaysia berkuliah di Riau. Pertukaran pelajar, guru dan dosen sudah dilakukan. Begitu juga lainnya dari aspek investasi, Riau juga terus memberi ruang untuk memanfaatkan peluang-puang yang ada.

Untuk Roro Dumai – Malaka, bagian konektivitas kedua belah pihak yang diharapkan dapat terwujud. Dimana menurut orang nomor satu di Riau ini, Malaka sendiri masih minta jeda, diperkirakan triwulan ketiga 2020, diperkirakan sudah siap.

“Roro Dumai Malaka. Ini bagian dari konektivitas yang dibahas. Malaka masih minta jeda, diperkirakan triwulan ketiga 2020 sudah siap,” papar Gubri. (Advetorial)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer