Meranti (Nadariau.com) – Iven tahunan mandi sapar tasik nambus yang terletak di Kecamatan Tebingtinggi Barat Kepulauan Meranti itu, Pokdarwis Laskar Merah Putih Upayakan Kue Apam Sejumlah 1500 keping.
Sudah menjadi kebiasaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, setiap tahunnya diakhir Oktober Tasik yang cukup indah itu ramai dikunjungi masyarakat luar baik dari kalangan yang tua hingga muda bahkan kanak-kanak.
Ketua Pokdarwis Laskar Merah Putih yang dikomandoi Tengku Fadli Fakhrudin mengakui jelang mandi sapar persiapan itu sudah 60 hingga 70 % ia berharap menjelang akhir Oktober diupayakan akan maksimal terkait kesiapan mandi sapar tersebut.
Pok darwis Laskar Merah Putih berinisiatif menghendel tasik nambus itu menjadi salah satu objek wisata di Kepulauan Meranti. Sebelumnya Tengku Fadli Fahkrudin dan kawan-kawan terlebih dahulu sudah berbincang pada pihak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti (Kadiaparpora) Rizki Hidayat SSTP MSi.
Hal ini terkait wacana yang mereka lakukan, dan hal itu mendapat respon baik bahkan Kepala Dinas itu akan mensuportnya.
Dijelasnya lagi ia dan kawan-kawan juga sudah berbincang-bincang kepada Kepala pihak Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Kepala Kantor (Kakan) Asril dan didampingi Kasinya Arif, bahkan Kepala Desa Basri beserta masyarakat tempatan.
“Kami tidak mengundang pemda melainkkan dengan cara Adat Melayu yakni kami jemput para petinggi-petinggi Negeri Melayu ini melalui tepak sirih dan meminta kesediaan bujang dara untuk ikut mendapingi kami,” ungkap Tengku Fahdli Fakhrudin yang akrab disapa Yayan pada Rabu (21/8/2019).
Yayan juga mengatakan, para pengunjung dihimbaunya mengenakan pakaian Melayu, yang wanita mengenakan baju kurung dan para pria memakai baju kurung melayu beserta tanjak dan kain songket.
“Selain kami mengangkat budaya Melayu kami juga berharap akan membantu masyarakat tempatan untuk berjualan makanan dan minuman atau apa saja baik keterampilan dan lain-lain yang ada nilai jual untuk para pengunjung,” kata Yayan kepada Wartawan nadariau.com.
Kemudian dijelasnya, pihaknya mengupayakan kue apam sebanyak 1500 keping untuk para pengunjung namun hal itu tak bisa dijanjinya mengingat anggaran dari pemda tapi ia berharap bisa terealisasi dengan wacana Yayan dan kawan-kawan.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Kepulauan Meranti Rizki Hidayat S.STP, M.Si mengatakan saat dihubungi, ia sangat mendukung dan mensuport kegiatan tahunan mandi safar tersebut.
“Iya kami dari pihak Dinas sangat setuju apa yang dilakukan rekan-rekan Pokdarwis Laskar Merah Putih karena hal itu mengangkat nilai-nilai sejarah,” kata Rizki Hidayat.
Jelasnya lagi, mandi sapar itu adalah iven setiap tahun dan untuk tahun ini dan seterusnya pihaknya siap mensuport dan mengupayakan ditata sekemas mungkin. (Rul)


