Rabu, Maret 4, 2026
BerandaIndeksEkonomiDistankan Pekanbaru Giring Kelompok Jadi Rejo Terima Penghargaan Tingkat Nasional

Distankan Pekanbaru Giring Kelompok Jadi Rejo Terima Penghargaan Tingkat Nasional

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru Herlandria SPt MSc, mendorong dan membimbing kelompok ternak Jadi Rejo untuk menjalankan program ternak sapi secara berkelanjutan.

Alhasil, bimbingan yang telah dilakukan cukup lama membuahkan hasil yang memuaskan.
Terbukti kelompok ternak Jadi Rejo yang dibimbingnya mendapatkan penghargaan sebagai Kelompok Penerima Bantuan Sapi Indukan Berprestasi Peringkat 1 dari Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP di Makasar, 10 April 2019 lalu.

Berawal dari program pemberian sapi indukan Australi pada 2016 lalu oleh Menteri Pertanian sebanyak 25 ekor, kelompok Jadi Rejo membudidayakan sapi tersebut hingga 2019 ini mencapai 57 ekor.

Keberhasilan dalam pengembangan sapi indukan tersebut yang menjadi dasar penilaian oleh Menteri Pertanian untuk diapresiasi sebagai prestasi.

Prestasi yang digoreskan oleh Bapak Herlandria beserta kelompok ternak yang dibimbingnya tersebut diharapkan bisa memberikan dorongan yang lebih besar lagi kepada kelompok ternak lainnya.

“Alhamdulillah, kelompok ternak Jadi Rejo yang saya bimbing mendapatkan penghargaan peringkat pertama, uang pembinaan sebesar 30juta, dan juga tropi. Saya akan terus memberikan bimbingan kepada kelompok ternak kedepannya untuk evaluasi apa-apa saja kekurangan yang harus diperbaiki nantinya,” ungkap Kepala Bidang Peternakan, Herlandria SPt MSc, Selasa (30/04/2019).

Herlandria menjelaskan, ternak sapi khususnya sapi potong merupakan salah satu sumber daya penghasil bahan makanan berupa daging yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan penting artinya didalam kehidupan masyarakat.

Satu ekor atau kelompok ternak sapi bisa menghasilkan berbagai macam kebutuha. Terutama sebagai bahan makanan berupa daging, disamping hasil ikutan lainnya seperti pupuk kandang, kulit, tulang dan lain sebagainya.

Daging sangat besar manfaatnya bagi pemenuhan gizi berupa protein hewani bagi manusia. Ternak sapi potong dapat ditemukan hampir diseluruh penjuru dunia dengan berbagai macam pemeliharaan, tergantung pada kondisi setempat. Di Indonesia, penyebaran ternak sapi potong belum merata.

Ada beberapa daerah yang sangat padat, ada yang sedang, tetapi ada yang sangat jarang dan terbatas populasinya. Tentu saja hal ini dikarenakan beberapa faktor, antara lain faktor pertanian atau lahan, kepadatan penduduk, iklim dan daya aklimatisasi, serta adat-istiadat dan agama.

Ternak sapi potong di Indonesia sebagai salah satu sumber makanan berupa daging, produktivitasnya masih sangat memprihatinkan. Karena jumlahnya masih jauh dari target yang diperlukan konsumen.

Hal ini disebabkan oleh produksi daging masih rendah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah prouksi daging masih rendah, antara lain populasi sapi rendah dan produksi sapi yang rendah.

“Oleh sebab itu, kelompok Jadi Rejo diharapan bisa menjadi kelompok ternak percontohan, karena prestasi ini adalah prestasi tingkat nasional,” harapnya. (pia)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer