Rohul (Nadariau.com) – Banyaknya beredar informasi dikalangan masyarakat Tambusai bahwa alat Pekerjaan Umum (PU) Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu Tengah melakukan perbaikan jalan masyarakat Dusun Lubuk Soting Desa Lubuk Soting beberapa waktu lalu, namun diduga alat tersebut berbenderakan partai.
Sementara pemasangan bendera partai diduga kuat merupakan perintah dari oknum anggota DPRD Rohul dari Partai PDIP, H Porkot.
Karena yang bersangkutan merupakan anggota DPRD Rohul yang masih aktif dan mencalon kembali sebagai anggota DPRD untuk periode yang kedua.
Dengan memasang bendera partai pada alat yang tengah bekerja untuk memotifasi warga, agar bisa meraup suara dalam pimilihan umum mendatang.
Terkait informasi tersebut Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Dapil pemilihan II Tambusai dan Tambusai Utara fraksi PDIP, Porkot disela – sela kesibukannya yang akan mengikuti rapat pimpinan di kantor DPRD Rohul membantah secara langsung, bahwa perbaikan jalan di Dusun Lubuk Soting menggunakan alatnya, bukan alat PU dinas PUPR Rohul.
“Saya memang memasang bendera partai PDIP. Namun alat yang saya gunakan untuk perbaikan jalan masyarakat saya alat carteran bukan alat PU Rohul, seperti informasi yang beredar,” bantah Porkot.
Menurutnya informasi yang beredar dikalangan masyarakat tambusai khususnya Tambusai Timur (Tantim) sengaja digadang – gadangkan lawan politik yang tidak senang dengan dirinya, apa lagi saat ini memasuki tahun politik.
Kalau ingin bersaing bersainglah secara sehat, naikkan bendera masing – masing dan jangan jatuhkan bendera orang lain, itu barunya berpolitik sehat.
“Jelang 17 April memang suhu politik sangat tinggi, sekalipun kita berbuat baik tetap saja ada yang tidak senang,” tutup Porkot. (tra)


