Pekanbaru (Nadariau.com) – Kementerian Kehutanan menggelar Hutan.ID Fest 2026 di Pekanbaru untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kelestarian hutan dan lingkungan hidup di Indonesia.
Mengusung tema “Bangga Hutan Indonesia”, festival yang diselenggarakan melalui Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan ini berlangsung selama tiga hari hingga 25 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan ruang edukasi dan interaksi publik melalui pameran, talkshow, diskusi, hingga pagelaran budaya tradisional. Sebanyak 28 peserta dari berbagai unsur turut ambil bagian, mulai dari instansi pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), komunitas pencinta alam, budayawan, hingga pelaku usaha kehutanan.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian hutan dan kekayaan alam Indonesia.
Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, mengatakan Hutan.ID Fest 2026 diselenggarakan untuk menjembatani kesenjangan informasi mengenai pembangunan dan pengelolaan kehutanan, sekaligus memastikan edukasi lingkungan dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
Menurutnya, informasi mengenai kehutanan perlu disampaikan secara luas agar masyarakat memahami pentingnya menjaga hutan serta berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.
“Hutan.ID Fest 2026 diselenggarakan untuk menjembatani gap informasi yang saat ini terasa, serta bertujuan agar semua informasi mengenai pembangunan hutan dan kehutanan tersebar sampai tingkat tapak, dan dapat mengedukasi masyarakat secara merata sampai pelosok,” ungkap Ristianto dalam laporannya.
Ia menjelaskan, festival ini tidak hanya menjadi ajang penyebarluasan informasi, tetapi juga dirancang sebagai sarana edukasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kalangan generasi muda.
Melalui berbagai pameran dan interaksi dengan para pemangku kepentingan, pengunjung dapat mengenal lebih dekat inovasi produk hasil hutan, praktik baik konservasi, serta beragam peluang untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, dan kebanggaan terhadap kekayaan hutan Indonesia. Generasi muda juga diharapkan semakin memahami bahwa keberlanjutan ekosistem hutan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Selain memperkenalkan potensi dan kekayaan hutan, Hutan.ID Fest 2026 menjadi momentum untuk mendorong perubahan kesadaran menjadi aksi nyata, mulai dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan hingga mendukung upaya pelestarian alam di kehidupan sehari-hari.
Ristianto berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga hutan sebagai warisan alam yang harus dilindungi dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian untuk menjaga hutan dan alam Indonesia, sehingga anak cucu kita kelak tetap dapat menikmati warisan hasil pembangunan kita saat ini,” tutupnya.(sony)


