Pekanbaru (Nadariau.com) – Suasana haru mewarnai Farewell and Welcome Parade Kapolresta Pekanbaru, Minggu (17/10/2026).
Kombes Pol Muharman Arta berpamitan kepada seluruh personel setelah sekitar 10 bulan memimpin Polresta Pekanbaru, sebelum melanjutkan pengabdian sebagai Kapolresta Banyuwangi.
Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum penghormatan atas pengabdian Muharman Arta sekaligus penyambutan pemimpin baru yang akan melanjutkan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Pekanbaru.
Sebelumnya, serah terima jabatan (sertijab) Kapolresta Pekanbaru dari Kombes Pol Muharman Arta kepada Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang telah dilaksanakan di Mapolda Riau, Jumat (16/10/2026), dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat.
Rangkaian kegiatan Farewell and Welcome Parade diawali dengan penyambutan kedatangan Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang bersama istri melalui tradisi pedang pora di halaman depan Mapolresta Pekanbaru. Penyambutan tersebut turut didampingi Kombes Pol Muharman Arta bersama istri sebagai simbol penghormatan dan serah terima estafet pengabdian.
Kegiatan dilanjutkan dengan upacara Farewell and Welcome Parade di halaman belakang Mapolresta Pekanbaru yang diikuti para pejabat utama (PJU), Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, AKP Noki Loviko, Kasat Lantas, Kompol Satrio, para kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh personel Polresta Pekanbaru.
Dalam sambutan perpisahannya, Muharman Arta tak mampu menyembunyikan perasaan haru saat harus meninggalkan institusi yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning.
“Jujur, hari ini adalah salah satu hari yang tidak mudah bagi saya. Ada perasaan yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata ketika harus berdiri di tempat ini dan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada pemimpin yang akan melanjutkan perjalanan ini,” ungkap Muharman.
Ia mengatakan, selama memimpin Polresta Pekanbaru, dirinya bersama seluruh jajaran telah melewati berbagai dinamika dan tantangan dalam menjalankan tugas kepolisian. Beragam persoalan membutuhkan pengorbanan, tanggung jawab, serta kerja sama yang kuat dari seluruh personel.
Menurutnya, tidak semua perjuangan akan tercatat dalam sejarah. Namun, setiap langkah, keringat, malam-malam panjang dalam pelaksanaan tugas, hingga pengorbanan demi masyarakat memiliki makna tersendiri.
“Jabatan memiliki batas waktu, lebih kurang 10 bulan, tetapi kenangan tentang orang-orang yang pernah berjuang bersama saya tidak mengenal batas waktu,” kata Kombes Muharman.
Pada kesempatan itu, Muharman menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejabat utama, kapolsek, perwira, bintara, Bhayangkari, dan seluruh personel yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin Polresta Pekanbaru.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan kepemimpinan terdapat keputusan maupun kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh personel.
Bagi Muharman, pergantian jabatan bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan bagian dari perjalanan panjang untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru yang baru, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang, menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Muharman Arta atas dedikasi, berbagai capaian, serta warisan program yang telah dibangun selama memimpin Polresta Pekanbaru.
Ronny menyadari bahwa melanjutkan kepemimpinan tersebut merupakan tanggung jawab besar. Ia menilai berbagai program dan tata kelola yang telah dirintis pendahulunya menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pelaksanaan tugas kepolisian di Kota Pekanbaru.
“Saya apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kabaharkam atas dedikasi dan legacy yang telah dibangun di Polresta Pekanbaru. Seluruh anggota harus bangga dengan berbagai prestasi yang telah dicapai,” kata Kombes Ronny.
Ia menegaskan komitmennya untuk meneruskan program-program yang telah berjalan, sekaligus menjaga konsistensi pelaksanaan tugas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Ronny juga mengajak seluruh personel kepolisian, tokoh masyarakat, alim ulama, serta berbagai elemen daerah untuk memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, setiap pemimpin memiliki karakter dan pendekatan yang berbeda. Namun, tujuan pengabdian tetap sama, yakni memberikan rasa aman, menghadirkan pelayanan terbaik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Kehadiran kami bersama keluarga di Kota Pekanbaru ini, dengan segala kerendahan hati, mudah-mudahan dapat memberikan suasana yang baru,” katanya.
Ia berharap program-program yang telah dirintis Muharman Arta dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, bahkan menjadi inspirasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi awal bagi Ronny Riantoko Eppang untuk melanjutkan pengabdian di Kota Bertuah. Dengan dukungan dan soliditas seluruh personel, Polresta Pekanbaru diharapkan semakin responsif dalam menghadapi persoalan masyarakat serta konsisten menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.(sony)


