Batam (Nadariau.com) – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Sumatera Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kantor BP Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (12/08/2026).
Rakor tersebut menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah dan unsur Forkopimda se-Sumatera dalam memperkuat sinergi, koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Riau, Gubernur Jambi, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Bengkulu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Kepulauan Riau, para Bupati/Wali Kota se-Sumatera, unsur Forkopimda serta pejabat terkait lainnya.
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, menekankan bahwa Rakor Forkopimda Regional Sumatera merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemajuan daerah di wilayah Sumatera dan Indonesia secara keseluruhan.
Menurutnya, forum Forkopimda diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk meningkatkan koordinasi serta menyelaraskan berbagai kebijakan, khususnya dalam memastikan keterpaduan antara program pemerintah pusat dengan program pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari, menyampaikan pentingnya membangun komunikasi pemerintah yang efektif agar setiap kebijakan dan program pemerintah pusat maupun daerah dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah akan terus memperluas komunikasi strategis pemerintah, termasuk membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dan media massa guna memperluas jangkauan informasi pemerintah di era digital.
Bahas Isu Strategis di Wilayah Sumatera
Pada kesempatan tersebut, Menko Polkam Republik Indonesia, Jamari Chaniago, menyampaikan perkembangan situasi strategis terkini, mulai dari dinamika geopolitik global dan nasional hingga berbagai isu strategis yang berkembang di wilayah Sumatera.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain pengamanan perbatasan dan keamanan maritim, mitigasi bencana dan penguatan ketahanan masyarakat, serta persoalan pertambangan tanpa izin (PETI).
Pembahasan berbagai isu strategis tersebut dinilai penting sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dalam menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi keamanan, ketertiban dan pembangunan daerah.
Sinergi Penting Hadapi Tantangan Pembangunan
Usai mengikuti kegiatan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa Rakor Forkopimda Regional Sumatera Tahun 2026 merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Rakor ini sangat penting bagi kita di daerah, karena melalui koordinasi dan sinergi yang kuat, berbagai persoalan dapat kita identifikasi dan selesaikan secara bersama-sama. Tentunya, kita akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan memperkuat koordinasi dengan Forkopimda dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Asahan,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus membangun koordinasi dengan seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan dalam memastikan program pemerintah berjalan secara efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap hasil koordinasi tingkat regional tersebut dapat menjadi bahan penguatan kebijakan dan langkah strategis di daerah, khususnya dalam menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Forkopimda Regional Sumatera Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. (san)


