Pekanbaru (Nadariau.com) – Honda kembali menggoda pecinta motor bergaya klasik lewat CB350 Special Edition. Dipasarkan khusus di India, motor ini mengusung desain retro yang terinspirasi dari karakter Honda pada era 1960-an dan 1970-an, tetapi tetap dibekali sejumlah teknologi modern.
Secara basis, CB350 Special Edition masih mengandalkan Honda CB350 standar. Namun, Honda memberikan sentuhan baru pada bagian tangki bahan bakar, panel samping, hingga sepatbor untuk menghadirkan nuansa vintage yang lebih kuat.
Di India, motor tersebut dibanderol 202.000 rupee, atau sekitar Rp35 jutaan.
Dua Pilihan Warna dengan Grafis Bergaya Vintage
Honda CB350 Special Edition tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Matt Dune Brown dan Rebel Red Metallic.
Khusus varian merah, Honda memberikan kombinasi aksen krem yang terinspirasi dari pola grafis yang pernah digunakan pada sejumlah model CB pada era 1960-an dan 1970-an. Sentuhan tersebut membuat tampilannya semakin kental dengan nuansa motor klasik.
Untuk memperkuat karakter retro, Honda juga menyematkan sejumlah detail krom. Pelek alloy hadir dalam warna hitam, dipadukan dengan knalpot krom, jok model terpisah, serta pegangan pembonceng berlapis krom.
Spion juga mendapatkan lapisan krom, sementara lampu depan berbentuk bulat menggunakan teknologi LED dan dibingkai material krom.
Hasilnya, CB350 Special Edition tetap terlihat seperti motor klasik, meski di balik tampilannya sudah menggunakan berbagai teknologi modern.
Mesin 348,36 Cc, Tenaga 20 Hp
Dari sektor mekanis, Honda tidak melakukan perubahan besar. CB350 Special Edition masih menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 348,36 cc dengan sistem pendingin udara.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 20 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 29,5 Nm pada 3.000 rpm. Tenaga kemudian disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Sistem kopling sudah menggunakan assist dan slipper clutch, sedangkan untuk membantu menjaga traksi, Honda membekali motor ini dengan Selectable Torque Control.
Sementara untuk sistem pengereman, CB350 Special Edition telah menggunakan ABS dua kanal.
Tetap Retro, tapi Bisa Terhubung ke Smartphone
Meski mengedepankan tampilan klasik, Honda tidak mengabaikan kebutuhan pengendara modern.
CB350 Special Edition dibekali Smartphone Voice Control System milik Honda. Fitur tersebut memungkinkan pengendara mengakses sejumlah fungsi melalui koneksi dengan smartphone.
Panel instrumennya juga menggunakan format semi-digital. Perpaduan tersebut membuat tampilan meter tetap memiliki nuansa klasik, tetapi informasi berkendara yang disajikan tetap modern.
Menghidupkan Kembali Nama Legendaris CB350
CB350 Special Edition pada dasarnya merupakan pengembangan dari CB350 standar. Perbedaan utamanya terletak pada skema warna dan grafis bernuansa vintage yang diaplikasikan pada tangki, panel samping, serta sepatbor.
Honda sendiri kembali menghidupkan nama CB350 pada 2020. Model tersebut kemudian dipasarkan di sejumlah negara, termasuk India, Jepang, dan beberapa pasar Eropa.
Nama CB350 memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Honda. Pada periode 1968 hingga 1974, Honda pernah memproduksi CB350 dalam sejumlah konfigurasi, termasuk versi dua silinder dan varian empat silinder yang dikenal sebagai CB350F.
Harga Rp35 Jutaan, Belum Ada Kabar untuk Indonesia
Saat ini, Honda CB350 Special Edition masih dipasarkan khusus untuk pasar India. Harganya mencapai 202.000 rupee atau sekitar US$2.275, yang jika dikonversikan berada di kisaran Rp35 jutaan.
Belum ada informasi mengenai rencana Honda membawa edisi khusus ini ke Indonesia.
Dengan mesin 348,36 cc, tenaga 20 hp, torsi 29,5 Nm, ABS dua kanal, Selectable Torque Control, konektivitas smartphone, serta desain yang terinspirasi motor Honda era 1960-an dan 1970-an, CB350 Special Edition menawarkan perpaduan antara gaya klasik dan teknologi modern dalam satu paket. (red)


