Pekanbaru (Nadariau.com) – Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, diduga merupakan asap kiriman dari wilayah Provinsi Jambi yang terbawa oleh pergerakan angin menuju Riau.
Indikasi tersebut diperoleh dari korelasi citra sebaran asap, data hotspot, serta arah dan kecepatan angin yang terpantau pada Sabtu (21/8/2026).
Berdasarkan citra sebaran asap BMKG yang diperbarui pada pukul 10.00 WIB, terlihat adanya massa asap yang membentang dari wilayah Sumatera Selatan, Jambi hingga Riau. Pola tersebut menunjukkan adanya pergerakan massa asap dari wilayah selatan menuju Provinsi Riau.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG, Bella, menjelaskan bahwa citra sebaran asap memperlihatkan adanya asap di sejumlah wilayah Sumatera bagian selatan hingga Riau.
Sementara itu, arah angin yang bergerak menuju barat laut memungkinkan massa asap dari wilayah Jambi bergerak menuju Kabupaten Kampar.
“Berdasarkan citra sebaran asap yang diperbarui pukul 10.00 WIB, memang terdeteksi asap di wilayah Sumatera Selatan, Jambi hingga Riau. Arah angin bergerak ke arah barat laut yang kemungkinan asap dari wilayah Jambi bergerak menuju wilayah Kampar,” ujar Bella.
Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi, yang membenarkan adanya pergerakan massa asap dari arah Jambi menuju wilayah Riau.
Menurut Akmadi, hasil pemantauan melalui Dasbor Green Policing Polda Riau (DGPP) menunjukkan kondisi angin yang mendukung pergerakan massa asap dari wilayah Jambi menuju Riau.
Pada lapisan atmosfer rendah hingga ketinggian sekitar 800 meter, angin dominan bergerak dari arah Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan rata-rata mencapai 41,3 kilometer per jam.
“Dari hasil pemantauan kami, arah angin dominan bergerak dari Tenggara menuju Barat Laut. Kondisi ini memungkinkan massa asap dari wilayah Jambi bergerak menuju wilayah Riau, termasuk Kabupaten Kampar,” jelas Akmadi.
Selain citra sebaran asap dan kondisi angin, keberadaan hotspot juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan. Dalam pemantauan DGPP, tercatat 98 hotspot di wilayah Provinsi Jambi.
Namun, keberadaan hotspot tersebut belum secara langsung dapat memastikan sumber asap. Data tersebut perlu dikorelasikan dengan citra sebaran asap dan arah pergerakan angin untuk melihat kemungkinan jalur perpindahan massa asap.
“Data hotspot tidak bisa berdiri sendiri untuk menentukan sumber asap. Karena itu, kami korelasikan dengan citra sebaran asap serta arah dan kecepatan angin. Dari korelasi tersebut terlihat adanya indikasi massa asap dari arah Jambi bergerak menuju Riau,” kata Kombes Akmadi.
Berdasarkan korelasi berbagai indikator tersebut, terdapat indikasi bahwa asap yang terpantau di Kabupaten Kampar kemungkinan merupakan asap kiriman dari wilayah Jambi yang terbawa pergerakan angin menuju Riau.
Meski demikian, penentuan sumber asap secara definitif tetap memerlukan verifikasi dan analisis lebih lanjut dari instansi terkait.
Polda Riau melalui DGPP terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot, arah dan kecepatan angin, serta pergerakan massa asap di wilayah Riau.
Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengkorelasikan berbagai data, termasuk citra satelit dan kondisi meteorologis, guna memperoleh gambaran perkembangan situasi secara lebih akurat.
“Kami terus melakukan monitoring terhadap perkembangan hotspot, arah angin dan pergerakan massa asap. Data tersebut akan terus dianalisis untuk melihat perkembangan situasi di lapangan,” ungkap Akmadi.
Kondisi asap menjadi perhatian karena berpotensi menurunkan jarak pandang dan memengaruhi kualitas udara apabila konsentrasinya meningkat.
Masyarakat Kabupaten Kampar diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang. Apabila konsentrasi asap meningkat, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai langkah pencegahan.
Dengan mempertimbangkan citra sebaran asap BMKG hingga pukul 10.00 WIB, keberadaan 98 hotspot di Jambi, serta arah angin dominan dari Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan rata-rata 41,3 kilometer per jam, terdapat indikasi bahwa asap yang terpantau di Kabupaten Kampar merupakan massa asap yang bergerak dari arah Jambi menuju Riau.
Polda Riau memastikan pemantauan akan terus dilakukan guna mengantisipasi perkembangan situasi dan dampak asap terhadap masyarakat di wilayah Riau.(sony)


