Pekanbaru (Nadariau.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Bhayangkara Run 2026 dengan menggratiskan layanan Bus Trans Metro Pekanbaru bagi seluruh peserta pada hari pelaksanaan, Minggu (19/07/2026).
Kebijakan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sebagai bentuk dukungan terhadap ajang lari yang disebutnya sebagai event terbesar di Pulau Sumatera dan diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Agung menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau beserta jajaran yang telah menghadirkan event berskala nasional tersebut di Kota Pekanbaru.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau yang telah menghadirkan Bhayangkara Run 2026. Ini bukan lagi event berskala provinsi, tetapi sudah menjadi event nasional dan merupakan salah satu event lari terbesar di Pulau Sumatera dengan jumlah peserta lebih dari 20 ribu orang,” ujar Agung.
Menurutnya, kehadiran puluhan ribu peserta beserta keluarga dan pendukungnya memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, restoran, UMKM hingga sektor jasa lainnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemko Pekanbaru menggratiskan seluruh layanan Bus Trans Metro Pekanbaru bagi peserta yang dapat menunjukkan BIB atau tanda pengenal resmi Bhayangkara Run 2026. Fasilitas tersebut berlaku selama satu hari penuh pada 19 Juli 2026 di seluruh koridor Trans Metro, termasuk rute menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II.
“Kami ingin para peserta dapat menikmati kemudahan transportasi selama mengikuti Bhayangkara Run. Cukup menunjukkan BIB atau identitas peserta, mereka dapat menggunakan Bus Trans Metro secara gratis sepanjang hari pelaksanaan,” jelasnya.
Agung juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Bhayangkara Run 2026. Ia mengimbau warga memaklumi apabila terjadi peningkatan arus lalu lintas atau kepadatan di sejumlah ruas jalan selama kegiatan berlangsung.
“Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Ditlantas Polda Riau telah melakukan berbagai langkah antisipasi agar potensi kemacetan dapat diminimalkan. Kami berharap masyarakat dapat mendukung sehingga event ini berjalan aman, tertib, dan sukses,” katanya.
Ia mengungkapkan, antusiasme peserta sudah mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. Tingkat kedatangan penumpang melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II meningkat, sementara hotel, restoran, dan pelaku UMKM juga mulai merasakan dampak positif dengan meningkatnya jumlah tamu yang datang ke Pekanbaru.
“Semoga Bhayangkara Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian, mempromosikan Kota Pekanbaru, serta mendukung kampanye menjaga lingkungan yang diusung dalam kegiatan ini,” tutup Agung.(sony)


