Bengkalis (Nadariau com) – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memajukan dunia pendidikan vokasi di Tanah Air, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer resmi wilayah Riau, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) meresmikan fasilitas pusat pembelajaran berbasis industri. Yakni Pos Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) Teaching Factory (TEFA) di SMKN 3 Mandau, Bengkalis, Kamis (21/5/2026).
Turut hadir dalam event ini, Ahmad Muhibuddin selaku General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Harry Sutiono selaku Regional Head PT CDN Riau, Alchoiri Syahwali, S.STP., M.Si Kepala cabang wilayah II mewakili Kepala Dinas Provinsi Riau, Budi Lie Technical Development Dept Head PT CDN, Arman selaku Technical service Dept Head PT CDN Riau.
Kemudian, Henjien Susilo SE kasi Pembinaan SMKN 3 Mandau, Ipda Darusman SH selaku Kasubsektor Bathin Solapan, Beni Hendra Saputra, SSTP Mewakili camat Bathin Solapan, Dedek Alamsyah selaku Forkom Polmas, Nasip selaku ketua Komite SMKN 3 Mandau, Agus Subagiyo selaku Kepala Sekolah SMKN 3 Mandau dan Kepala Sekolah Binaan PT Astra Honda Motor.
Program sinergis ini mengimplementasikan konsep Link and Match antara kurikulum sekolah menengah kejuruan dengan standar operasional dunia kerja komersial. Melalui Pos AHASS TEFA, para siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) dituntut untuk merasakan langsung atmosfer kerja profesional, mulai dari teknik perawatan berkala hingga penguasaan aspek manajemen bisnis bengkel resmi Honda.
Ahmad Muhibuddin selaku GM Corcom PT. AHM, mengucapkan selamat untuk SMKN 3 Mandau yang sudah sampai ditahap paling tinggi, yaitu TEFA. Pastinya dibalik ini ada kerja keras dan komitmen yang kuat diakarenaka dalam waktu yang cepat bisa melangkah hingga di tahap ini.
Program TEFA ini dikembangkan dalam upaya membawa suasana industri ke sekolah. Tujuannya agar para peserta didik mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan teknikalnya dalam suasana dan standar kerja industri yang sesungguhnya.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, kami akan selalu berusaha membekali para peserta didik dengan pengalaman lebih mendalam sesuai dengan praktik professional yang ada di industri sepeda motor”, ujar Muhib.
Menghadirkan Standar Industri ke Ruang Kelas
Fasilitas Pos AHASS TEFA hanya dihadirkan pada SMK Mitra Binaan AHM yang telah lolos kualifikasi dan menyandang status Grade A+ serta bertindak sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK). Standar ketat ini mencakup kelengkapan sarana laboratorium, ketersediaan ragam unit sepeda motor Honda terbaru, special tools yang presisi, hingga kualifikasi para guru pendidik yang telah tersertifikasi industri.
Dalam operasional harian Pos AHASS TEFA, para siswa akan memberikan layanan purna jual profesional berupa servis berkala bagi konsumen umum. Guna menjaga kepuasan pelanggan dan akurasi pengerjaan.
Harry Sutiono selaku Regional Head PT.CDN mengatakan terimakasih buat kerja keras dan komitmennya selama ini sehingga bisa mencapai seperti ini. Kami juga bangga dan bahagia atas pencapaian SMKN 3 Mandau menjadi satu- satunya SMK binaan yang masuk 5 besar menjadi SMK Bisa perwakilan Astra Honda Motor.
“Ini merupakan salah satu wujud nyata implementasi sinergi bagi negeri Melalui pengembangan konsep TEFA ini, kami tidak hanya mengasah ketajaman keterampilan teknis para siswa, melainkan juga menanamkan mentalitas berwirausaha dan etos kerja yang nyata. Semoga Riau bisa,” ujar Harry
Kami berharap kehadiran fasilitas ini mampu menjembatani kesiapan para lulusan vokasi dalam menghadapi persaingan di industri otomotif moderen.
Langkah strategis peresmian TEFA ini semakin memperpanjang daftar kontribusi berkelanjutan grup Astra Honda dalam membina puluhan ribu talenta muda dan guru vokasi di seluruh penjuru Indonesia. Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang siap kerja, mandiri, dan berdaya saing global. (mam)


